BAGANSIAPIAPI, PESISIRNEWS.COM - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Rohil mendata cakupan pemberian obat Filariasis ke masyarakat melalui pihak Puskesmas. Sejauh ini, pemberian obat kaki gajah ini diyakini sudah merata diseluruh kecamatan.
Sungguhpun begitu, pihak Diskes Rokan Hiklir terus melakukan survei dan pendataan agar tidak ada wilayah yang tertinggal dari program ini.
"Secara global cakupan pemberian obatnya sudah 90 persen. Alhamdulilah sudah merata semua mendapatkan obatnya," demikian dijelaskan Kadiskes Rohil Junaidi Saleh, Jumat (23/1/14) di Bagansiapiapi.
Dikatakan, pembagian obat tersebut sudah memasuki tahap ke empat tahun 2015. Pemberian obat tersebut dihentikan bila daerah dinyatakan bebas Filariasis.
"Jadi, sebelum pemberian obat lanjutan tahap ke empat. Pihak Diskes akan melakukan pemeriksaan darah pasien, kalau ternyata masih ada cacing mikrofiralianya pengobatan terus dilanjutkan," katanya.
Junaidi menilai, kegiatan ini terus digesa pusat mengingat biaya yang dikeluarkan negara sudah cukup besar. "Ya harus berhasil atau sampai berhasil sehingga masyarakat terbebas dari penyakit kaki gajah yang disebabkan cacing mikrofilariasis," ungkapnya.
(fad)