Semarakkan Pawai Ta’aruf MTQ Riau Ke-44, Kafilah Inhil Tampilkan Kekayaan Budaya Daerah
KUANTAN SINGINGI Kabupaten Indragiri Hilir turut memeriahkan Pawai Ta&039aruf Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke44 Tingkat Prov
Advertorial
Jakarta, Pesisirnews.com - Penjualan ritel modern melesu pada tahun ini. Selain karena perkembangan industri e-commerce yang mengubah pola belanja masyarakat, penurunan daya beli masyarakat ikut menekan penjualan di sektor ini.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey mengatakan, kelesuan penjualan ritel sudah terjadi sejak 2,5 tahun lalu. Ada berbagai hal yang menyebabkan penjualan tidak mampu tumbuh tinggi.
Baca Juga:
"Kondisi ritel saat ini sudah 2,5 tahun underperformance. Situasi itu yang membuat setiap peritel di Indonesia dalam kondisi terpuruk," ujar dia seperti dilansir dari Liputan6.com di Jakarta, Jumat (4/8/2017).
Roy mengungkapkan, lesunya penjualan ritel tidak lepas dari tumbuh suburnya industri e-commerce seiring dengan perkembangan teknologi. Hal ini membuat masyarakat mengubah pola belanja dari yang sebelumnya datang ke pusat belanja, kini lebih memilih memesan barang kebutuhan melalui e-commerce.
Baca Juga:
"Ini salah satunya akibat perubahan perilaku konsumen, perubahan pola belanja mereka. Karena sudah banyak kemudahan-kemudahan sekarang ini. Perkembangan zaman, beli barang cukup dengan telepon, tanpa perlu antre, parkir," ujarnya.
Selain itu, penurunan daya beli masyarakat yang terjadi sekarang ini juga dianggap membuat penjualan di bisnis ritel semakin anjlok. Penurunan daya beli ini, kata Roy, tak lepas dari penyerapan tenaga kerja yang semakin rendah.
"Usia produktif ini harusnya tertampung oleh pekerjaan formal, sehingga mendapatkan upah yang layak. Tetapi kenyataannya, penyerapan tenaga kerja atas usia produktif sangat kecil, sehingga usia generasi ini tidak tertampung oleh pekerjaan yang formal, tetapi informal, yang pendapatannya hanya UMP atau berdasarkan komisi. Mereka terbanyak, tapi tidak memiliki daya beli," ucap dia.
Dengan demikian, meski jumlah penduduk Indonesia semakin besar, tutur Roy, kemampuan membeli masyarakat terus tergerus. "Biasanya belanja dengan kapasitas besar, sekarang basket size-nya kecil. Jumlah customer-nya bertambah karena populasi bertambah, tapi basket size yang mereka belanjakan kecil. Jadi basket size-nya tidak besar," ujar dia.
Sumber : Liputan6.com
KUANTAN SINGINGI Kabupaten Indragiri Hilir turut memeriahkan Pawai Ta&039aruf Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke44 Tingkat Prov
Advertorial
(Pesisirnews.com)TEMBILAHAN Kebakaran hebat melanda Pasar Rakyat dan Pasar Terapung di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten
Peristiwa
Tembilahan Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80, Polres Indragiri Hilir menggelar Pekan Olahraga Polri yang dirangkaikan dengan
Artikel
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika dengan me
Hukrim
Tembilahan, (28/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, yang diwakili Asisten II Setda Inhil Asisten Perekonomian dan Pembangunan,
Artikel
KUANTAN SINGINGI Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke44 Tingkat Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir H. Nama Bupati
Advertorial
PEKANBARUPengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PWIWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Bantuan Hukum (PBH) Perhimpu
Artikel
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Tembilahan, (25/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memimpin kegiatan Khatam AlQur&039an dalam rangka menyambut Tahun Bar
Advertorial
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Jejeran Bubur Asyura terpajang di masingmasing stan, tanda berlangsungnya Event Wisata Religi dan Istighosah
Advertorial