Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

Kebijakan Makro KADIN Bengkalis

- Rabu, 18 Juni 2014 08:35 WIB
824 view
Kebijakan Makro KADIN Bengkalis
Ketua KADIN Bengkalis MASHURI. SH
BENGKALIS, PESISIRNEWS.com- KADIN  kabupaten Bengkalis  akan mencanangkan 4 Cluster Produk untuk One Village One Product (OVOP). Seperti produk Lempuk Durian, Tenun, Produk pengolahan hasil perikanan serta dan Handycraft di tahun 2014, semangat Ovop ini mengacu pada Inpres nomor 6 tahun 2007 tangal 8 Maret 2007 tentang kebijakan percepatan disemua sektor.

OVOP  atau dikenal dengan Zona pengembangan ekonomi daerah (ZPED) adalah salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk membangun ekonomi suatu daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di masa depan. Pola pembangunan ekonomi dengan pendekatan Zona Pengembangan Ekonomi Daerah (ZPED), bertujuan:

Membangun setiap wilayah sesuai potensi yang menjadi keunggulan kompetitifnya/kompetensi intinya.
Menciptakan proses pembangunan ekonomi lebih terstruktur, terarah dan berkesinambungan.
Memberikan peluang pengembangan wilayah kecamatan dan desa sebagai pusat-pusat pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal ini sejalan dengan strategi pembangunan yang umumnya dikembangkan oleh para ahli ekonomi regional dewasa ini. Para ahli sangat concern dengan ide pengembangan ekonomi yang bersifat lokal, sehingga lahirlah berbagai Strategi Pembangunan Ekonomi Lokal (Local Economic Development/LED).

"Kita dari Kadin Bengkalis harus pemberdayaan UMKMK guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil menengah supaya lebih di kenal di Indonesia dan kalo bisa hingga keluar negero," kata ketua kadin Bengkalis Masuri, SH saat berbincang-bincang Selasa (17/6/14) sore kemaren .

Sementara, Proses pencangan ini, telah melalui beberapa tahapan kegiatan. Kadin Bengkalis sudah  melakukan seperti, (1) Pendataaan UMKM dan IKM dari tahun 2012 hingga saat ini, (2) Promosi produk UMKM IKM Bengkalis sudah mengikuti pameran baik di dalam negeri maupun luar negeri seperti pameren di Beijing RRC (Cina), (3). Membuka jalur pemasaran produk seperti dibukanya Outlet di Pelabuhan roro Bengkalis, dan itu juga bekerja sama dengan Dewan perniagaan melayu malaka Malaysia, (4), Melakukan pembinaan dan peningkatan Iptek terapan tepat guna kepada UMKM dan IKM dengan membuka Klinik UMKM dan IKM di Kadin Bengkalis.

"Dari proses yang telah dilalui tersebut, Kadin Bengkalis akan mengkristalisasikan permintaan pasar Domestic dan global akan untuk produk, yang mana di sebutkan pada 4 cluster produk seperti diatas," ungkapnya.

Disamping itu, seperti hasil perikanan dan Handycraft, yang harus menjadi perhatian bersama,  semua stakeholder karena terjadi hukum pasar dimana lebih tinggi demana dari pada supply dan keberadaan bahan baku akan ke 4 cluster produk tersebut.

"Dengan kondisi seperti ini kadin  Bengkalis telah mencanangkan 4 Cluster produk dengan semangat Ovop, juga  sebagai bahan masukan dan akan mengajak pemerintah kabupaten Bengkalis untuk memfokuskan pada produksi Lempuk Durian serta Kain tenun," Ulasnya.

Sementara, demi mengembangkan wilayah dan potensi setiap Desa- Desa Bengkalis ini,  supaya ada kebanggaan warga Desa sendiri, dan ini juga demi mengembangkan sumber daya manusia yang berfikir global tetapi bertindak lokalAda dua stakeholder yang dapat dirangsang aktifitasnya untuk menciptakan produk-produk unggulan yang diharapkan menjadi kompetensi inti suatu cluster yaitu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Wirausaha Mikro Swasta di desa..(yee)

SHARE:
beritaTerkait
Perkuat pelayanan ASN, Wakil Bupati Inhil terima kunjungan PT Taspen Pekanbaru
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja
Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini, hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Al Hidayah, Desa Gembira, Kecamatan Gaung
Kualitas Udara Inhil Tidak Sehat, Disdik Sesuaikan Kegiatan Pembelajaran di Sekolah
Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Sinergitas Forkopimda dan Pengantar Tugas Kajari
komentar
beritaTerbaru