Semarakkan Pawai Ta’aruf MTQ Riau Ke-44, Kafilah Inhil Tampilkan Kekayaan Budaya Daerah
KUANTAN SINGINGI Kabupaten Indragiri Hilir turut memeriahkan Pawai Ta&039aruf Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke44 Tingkat Prov
Advertorial
Kelompok
Ritel dan Konsumen Muslim Malaysia menyerukan pemboikotan produk Inggris,
Cadbury dan perusahaan induknya Mondelez International Inc, setelah pada dua
jenis cokelat ditemukan mengandung DNA babi.
Â
Cokelat
Cadbury Malaysia ditarik dari pasaran, setelah temuan oleh pihak berwenang
Malaysia --dalam uji acak-- dianggap mengandung DNA babi. Cadbury Malaysia
hanya menjual produk ini di pasar lokal. Penjualan produk Mondelez di Malaysia
adalah sebagian kecil dari sekitar 15 persen pendapatan perusahaan itu yang
berasal dari kawasan Asia-Pasifik. Tetapi, kekhawatiran atas standar halal bisa
membahayakan penjualan di pasar Muslim yang
lebih besar, seperti Indonesia dan Timur Tengah.
Namun bukan hanya pada produk coklat, kelompok ritel Muslim Malaysia meminta agar pihak
berwenang menghentikan penjualan semua produk yang dibuat oleh Cadbury,
Mondelez dan raksasa makanan AS Kraft, yang mengakuisisi Cadbury pada tahun
2010 dalam kesepakatan senilai 19 miliar Dolar AS. Selanjutnya unit tersebut
berganti nama menjadi Mondelez International Inc.
Baca Juga:
Aksi boikot
Kelompok
Muslim mendesak Malaysia untuk melakukan aksi boikot.
"Ini akan mengajarkan semua perusahaan di Malaysia untuk mempertahankan
dan melindungi sensitivitas di Malaysia," tandas Sheikh Abdul Kareem
Khadaied, kepala penelitian Asosiasi Konsumen Muslim Malaysia dalam sebuah
konferensi pers di Kuala Lumpur.
Baca Juga:
Dia
mengatakan perusahaan tersebut harus meminta maaf dan menarik
semua produk mereka secara sukarela."Ini adalah masalah yang terkait
agama," tambahnya.
Cadbury kooperatif
Dalam sebuah pernyataan pekan ini Cadbury Malaysia mengatakan telah bekerja sama
dengan Departemen Urusan Islam untuk memastikan bahwa produknya sudah memenuhi
pedoman halal. Dikatakan lebih lanjut, pihak berwenang menjalankan tes lagi dan
akan mengumumkan hasilnya dalam waktu sepekan. Seorang juru bicara untuk
Cadbury Malaysia menolak untuk merespon ajakan boikot nasional.
Kelompok-kelompok ritel dan konsumen Muslim menyatakan alasan diperlukannya
pemboikotan produk Cadbury dan produk lainnya karena kontaminasi tersebut
diduga mungkin tak terbatas hanya pada dua jenis cokelat. "Meskipun hanya
dua produk yang terdaftar sebagai produk terkontaminasi, tapi mekanisme yang
sama digunakan untuk memproduksi produk lainnya, jadi ada keraguan dalam
pikiran kita bahwa semua produk dapat terkena kontaminasi yang sama,"
tuding Bazeer Ahmad, penasihat Asosiasi Grosir dan Pedagang Ritel Muslim
Malaysia.
ap/cp (rtr, ap)
KUANTAN SINGINGI Kabupaten Indragiri Hilir turut memeriahkan Pawai Ta&039aruf Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke44 Tingkat Prov
Advertorial
(Pesisirnews.com)TEMBILAHAN Kebakaran hebat melanda Pasar Rakyat dan Pasar Terapung di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten
Peristiwa
Tembilahan Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80, Polres Indragiri Hilir menggelar Pekan Olahraga Polri yang dirangkaikan dengan
Artikel
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika dengan me
Hukrim
Tembilahan, (28/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, yang diwakili Asisten II Setda Inhil Asisten Perekonomian dan Pembangunan,
Artikel
KUANTAN SINGINGI Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke44 Tingkat Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir H. Nama Bupati
Advertorial
PEKANBARUPengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PWIWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Bantuan Hukum (PBH) Perhimpu
Artikel
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Tembilahan, (25/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memimpin kegiatan Khatam AlQur&039an dalam rangka menyambut Tahun Bar
Advertorial
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Jejeran Bubur Asyura terpajang di masingmasing stan, tanda berlangsungnya Event Wisata Religi dan Istighosah
Advertorial