Selasa, 30 Juni 2026 WIB

Pemotongan DBH Berdampak Bagi Guru Honorer di Dumai

- Kamis, 16 April 2015 16:56 WIB
1.236 view
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Tak kunjung stabilnya keuangan daerah di Kota Dumai akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai angka Rp280 miliar, membuat berbagai kegiatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai menjadi tersendat.

Tak hanya sampai disitu, semakin berlarutnya krisis keuangan yang dialami oleh Pemko Dumai ini juga berdampak pada berbagai pembayaran yang harus dikeluarkan oleh Pemko Dumai, seperti halnya gaji atau honor guru bantu yang tak kunjung cair hingga saat ini.

Seperti dilansir sejumlah media, beberapa waktu lalu, puluhan guru bantu telah menyampaikan keluhannya akibat tak kunjung mendapatkan haknya yakni menerima gaji, hal tersebut tentunya dilatarbelakangi oleh keperluan rumah yang semakin hari semakin mendesak sehingga terpaksa membuat guru bantu harus memutar akal.

Tidak sedikit dari guru bantu di Kota Dumai yang telah mencoba melakukan peminjaman ke sejumlah jasa simpan pinjam maupun ke koperasi, bahkan diantara mereka ada yang terang-terangan menggadaikan barang berharga miliknya.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Dumai H.Said Mustafa mengatakan bahwa kondisi ini terjadi karena keuangan yang dimiliki Pemerintah Kota Dumai kian memburuk.

"Ya semua kita tentu sudah mengetahui, bahwa kini DBH Pemko Dumai telah dipotong sebesar Rp. 280 Miliyar, dan beberapa anggaran bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau juga belum didapatkan," kata Sekdako belum lama ini.

Dikatakan Sekdako, itulah yang menjadi penyebab belum dibayarkannya gaji maupun honor untuk para guru bantu di Kota Dumai. Untuk itu, diharapkannya agar para guru bantu atau honorer untuk dapat lebih bersabar hingga dana ini dapat dicairkan.

"Ya mungkin nantinya kita juga akan segera mengkoordinasikan hal tersebut bersama Dinas Pendidikan Kota Dumai, agar dapat mencarikan jalan keluar terbaik untuk para guru bantu Kota Dumai yang memang hingga saat ini belum mendapatkan haknya sebagai pekerja," tutupnya.

Sebelumnya permasalahan ini telah disampaikan warga ketika digelarnya beberapa kegiatan Reses anggota DPRD Kota Dumai. Namun apa mau dikata, Pemko Dumai masih menutup erat matanya, usaha kuatpun tentunya akan tetap sia-sia. (via)

SHARE:
beritaTerkait
Semarakkan Pawai Ta’aruf MTQ Riau Ke-44, Kafilah Inhil Tampilkan Kekayaan Budaya Daerah
Sekitar 300 Kios dan 18 Unit Sepeda Motor Hangus Dilalap Si Jago Merah
Polres Indragiri Hilir Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan 200 Paket Bansos Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
Bupati Inhil Diwakili Asisten II Setda Inhil Hadiri Pekan Olahraga dan Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Inhil
H-1 Pembukaan MTQ Riau Ke-44, Bupati Inhil Tinjau Stand Bazar dan Minta Persiapan Dimaksimalkan
komentar
beritaTerbaru