Senin, 17 Agustus 2026 WIB

PT.SSS di demo karyawan karena tidak di gaji tiga bulan

Haikal - Selasa, 14 Januari 2020 13:01 WIB
936 view
PT.SSS di demo karyawan karena tidak di gaji tiga bulan
Pelalawan - PesisirNewS.Com - Tiga bulan tidak menerima gaji, puluhan karyawan PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) khususnya yang bekerja di kebun Pangkalan Panduk Kecamatan Pangkalan Kuras akhirnya melakukan aksi demo di depan gerbang pintu masuk Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Desa Terantang Manuk, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan, Riau,Senin ( 13/1/2020 )


Para karyawan ini melakukan aksi demo,dikarenakan selain belum di berikan gaji selama tiga bulan berturut turut,para pedemo meminta pihak perusahaan adil dalam menggaji karyawannya, sebab ada tebang pilih antara karyawan di kebun dengan karyawan yang bekerja di PKS, padahal mereka sama-sama mencari makan.

BACA JUGA :Eksekusi-lahan-seluas-3-323-Ha-ditunda-untuk-menghindari-konflik

Baca Juga:

Salah seorang karyawan kepada awak media saat melakukan aksi damai mengaku tidak menerima gaji sejak Oktober 2019, namun mereka sangat menyayangkan sikap perusahaan yang membedakan antara karyawan PKS dengan karyawan yang bertugas di kebun.

"Kami merasa dianak tirikan oleh perusahaan, padahal kami juga bekerja di kebun, tapi entah alasan apa, pihak perusahaan membedakan kami pekerja kebun dengan karyawan yang ada di PKS," bebernya.

Baca Juga:

Selain menuntut gaji selama tiga bulan berturut-turut, puluhan karyawan itu juga meminta perusahaan untuk melakukan pembayaran hak mereka mulai dari THR hingga dengan jasa piket memadamkan api pada tahun 2019 silam saat terjadi kebakaran di lahan PT SSS.

"Ada beberapa poin yang menjadi tuntutan kami saat ini, tentunya mengenai kewajiban perusahaan yang belum terealisasikan. Diantaranya gaji pokok, gaji piket pemadaman api sebesar, biaya piket Natal dan piket Lebaran 2019, selain itu juga ada iuran BPJS ketenagakerjaan," ujar Rusli yang menjadi koordinator lapangan aksi damai tersebut.

Karyawan tidak lama melakukan aksi, masa yang terdiri sekitar 50 orang karyawan itu akhirnya diajak untuk bernegoisasi oleh pihak management perusahaan, dimana perusahaan meminta waktu hingga 3 Februari mendatang untuk melunasi hutang kepada karyawan.

[ADNOW]

Para karyawan juga sepakat menunggu perusahaan menunaikan kewajibannya tersebut dengan catatan waktu yang telah ditetapkan. "Jika janji perusahan tidak ditepati sesuai dengan waktu itu, maka kita akan turun dengan jumlah masa yang lebih besar lagi, anak istri akan kita libatkan dalam aksi kedepan," kecam salah seorang karyawan.

[MGID]

Disisi lain, Direksi PT SSS yang diwakili Dwi Tjipto Dharmonomengaku keterlambatan pembayaran gaji dan hak hak karyawan tersebut dikarenakan adanya kendala di internal perusahaan. "Kita bertanggung-jawab, hak-hak karyawan sesegera mungkin akan kita bayarkan," pungkasnya. ( Dav )

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Sekda Inhil pimpin upacara Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau
HM Yusuf Siad Anggota Komisi II DPRD Inhil Dapat Amanah Membacakan Visi Dan Misi Pada Hari Jadi Provinsi Riau Ke 69
Serangan Monyet Belum Mereda, PW IWO Riau Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
Bupati Inhil dan Kapolda Riau Laksanakan Running Man di Kota Tembilahan
Kapolda Riau Lakukan Kunjungan Kerja ke Inhil, Disambut Bupati dan Forkopimda
komentar
beritaTerbaru