Selasa, 25 Agustus 2026 WIB

OSIS SMP Juara Pekanbaru Ikuti Seminar Bahaya LGBT

- Selasa, 16 Februari 2016 11:49 WIB
969 view
OSIS SMP Juara Pekanbaru Ikuti Seminar Bahaya LGBT
Foto: riauglobal.com
Perwakilan OSIS SMP Juara Pekanbaru saat gelar seminar LGBT.
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Perwakilan OSIS SMP Juara Pekanbaru mengikuti seminar Problematika Remaja "Mengupas Apa Itu LGBT dan Bahaya LGBT  Bagi Pelajar", yang di taja Gen Elok Pekanbaru, Senin (15/2/2016) kemarin. Kegiatan yang menghadirkan dua narasumber tersebut digelar di Gedung Tabrani Center Pekanbaru.

kegiatan seminar tersebut bertujuan dalam rangka mensosialisasikan bahaya dan dampak dari pergaulan bebas yang saat ini kerap menjadi permasalahan di kalangan masyarakat, khususnya remaja.

Dari sudut pandang psikologi yang disampaikan Lisfarika Manurung M Psi dijelaskan, LGBT (Lesby, Gay, Bisexsual, dan Transgender) adalah sebuah gerakan untuk mencapai tatanan dunia baru. Dimana mereka berimajinasi untuk merekonstruksi ulang keluarga. Bagi mereka keluarga inti tidak selamanya terdiri dari ayah (Laki-laki) ibu (perempuan) dan anak, tapi 2 orang laki-laki dewasa atau 2 orang perempuan dewasa dan anak tinggal di sebuah rumah juga termasuk sebuah keluarga.

"Tatanan keluarga ini juga dimulai dari rasa ketertarikan antara dua  orang yang saling suka tanpa melihat jenis kelamin maupun gendernya. Sah-sah saja jika seseorang menyukai sesama jenis dan melakukan hubungan atau ikatan pernikahan dan berketurunan," katanya.

"Hal inilah yang menjadi dasar mereka untuk meminta hak kesetaraan agar pemerintah dapat melegalkannya sehingga dapat diterima dalam lingkungan social. Namun apa yang menjadi keinginan mereka ini tidak dapat diterima oleh Negara terutama Indonesia," imbuh Lisfarika.
 
Dijelaskan juga, salah satu penanganan untuk mereka-mereka yang LGBT adalah terapi agama. Dan LGBT bukanlah bawaan genetik, tapi lebih kepada social emosional. LGBT terjadi akibat pergaulan, traumatik, pengasuhan yang tidak sehat, dan lain-lain.

Artinya perilaku ini dapat disembuhkan jika ia keluar dari  komunitasnya dan mendekatkan diri pada Allah Subahanaahu wata'ala atau tuhannya bagi yang non muslim serta mengisi hari-harinya dengan komunitas positif.


Ikuti perkembangan berita ini. Silahkan Klik DISINI / DISINI

Sumber: riauglobal.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan
Klarifikasi Kepala SMPN 3 Tembilahan Hulu Terkait Pemberitaan Dugaan Pungutan Kantin
Tim Raga Polres Inhil Bekuk Pelaku  pemerasan Bersenjata Tajam di Tembilahan
Ancam Generasi Muda ,Kartika Sari Erisman Ajak Ibu Ibu  Untuk Menjaga Keluarga Dari Penyakit Yang Meresahkan
Pj Bupati Inhil Hadiri Pelepasan Peserta Didik IX SMP N 1 Tembilahan
Pegadaian Membangun Perekonomian Masyarakat Lewat Digitalisasi Bisnis dan Ekosistem Emas
komentar
beritaTerbaru