Minggu, 21 Juni 2026 WIB

Bupati HM. Wardan: Kabupaten Inhil Segera Miliki Varietas Unggul Lokal Padi Pasang Surut

- Sabtu, 19 November 2022 20:27 WIB
531 view
Bupati HM. Wardan: Kabupaten Inhil Segera Miliki Varietas Unggul Lokal Padi Pasang Surut
Bupati Inhil HM. Wardan pada ekspose kegiatan pemurmian dan pengembangan padi spesifik Kabupaten Inhil.di Aula Hang Tuah BPTP Riau, Sabtu (19/11/2022). (Foto: Pesisirnews.com/Dok. BPTP Riau)

PEKANBARU (Pesisirnews.com) - Populernya kelapa dalam dan kelapa sawit sebagai komoditas utama tidak menjadikan padi sebagai komoditas pangan diitinggalkan oleh petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kabupaten dengan potensi lahan sawah terluas membawa Inhil menjadi salah satu lumbung padi di Provinsi Riau.

Upaya peningkatan produktivitas dan pendapatan petani terus dilakukan pemerintah daerah salah satunya menggandeng kerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau dalam kegiatan pemurmian dan pengembangan padi spesifik Kabupaten Inhil.

Baca Juga:

Ekspose hasil kegiatan ini disampaikan langsung kepada Bupati Inhil Drs. HM. Wardan, MP di Aula Hang Tuah BPTP Riau pada hari Sabtu (19/11/2022), yang dihadiri oleh Kepala BPTP Riau Dr. Shannora Yuliasari, Kepala Dinas Pangan TPH dan Peternakan Kabupaten Inhil Fajar Husin, SH, MH bersama staf, dan tim kerja sama BPTP Riau.

Kepala BPTP Riau dalam sambutannya menyampaikan, untuk meningkatkan produksi padi tentunya tidak hanya dengan mengandalkan perluasan lahan dan peningkatan IP namun juga harus diimbangi dengan perbaikan teknologi seperti penggunaan varietas unggul bermutu.

Baca Juga:

Menurut Kepala Balai, seringkalai kendala yang dihadapi dalam pengembangan padi secara luas adalah masalah ketersediaan benih yang mampu beradaptasi, benih tidak murni, belum terdaftar dan belum dilepas sebagai varietas unggul nasioanal sehingga tidak dapat disertifikasi.

“Untuk mengatasi permasalahan benih ini diperlukan kegiatan pemurnian, pelepasan dan pengembangan varietas padi lokal seperti yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Pangan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Indragriri Hilir, bekerja sama dengan BPTP Riau,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Kepala BPTP Riau juga berkesempatan memaparkan peran BPTP Riau dalam mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Inhil seperti kegiatan yang telah dilaksanakan oleh BPTP Riau, khsususnya di Kabupaten Inhil.

Ekspose hasil kegiatan dipaparkan oleh Pemulia Padi Dr. Parlin H Sinaga. Dalam ekspose ini dipaparkan hasil kegiatan yang telah berjalan selama dua tahun dari tahun 2021-2022.

Dari hasil penelitian ini diperoleh beberapa calon varietas yang mempunyai daya hasil tinggi seperti Super Biru dan Super Madu (> 7 ton/ha). Sementara beberapa genotif memiliki potensi hasil > 8 ton/ha seperti genotif 2, genotif 3, genotif 4, genotif 5, genotif 6, genotif 10, dan genotif 34.

[br]

Sementara itu, nilai ekonomi peningkatan provitas dengan menggunakan varietas ini mencapai lebih dari Rp 177 miliar per musim tanam. Sedangkan nilai ekonomi produksi lebih lebih dari Rp 4 miliar per musim.

Bupati Inhil menuturkan bahwa Kabupaten Inhil amat sangat kaya dengan potensi alamnya, hanya saja pengelolaannya belum dilakukan dengan maksimal.

Lahan persawahan yang cukup luas juga masih perlu dikelola dengan optimal, dan akan membuat Perbup tentang alih fungsi lahan.

Bupati Inhil mengatakan sudah lama mengenal padi lokal seperti karang duku, lentik bamban, super biru dan super madu yang memiliki rasa yang enak dan aromatik, namun saat ini ketersesiaannya sangat langka.

Dengan adanya kegiatan ini, Bupati Inhil berharap varietas-varietas ini dapat dilepas pada tahun 2023 dan menjadi varietas kebanggan dan koleksi Kabupaten Inhil.

Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada BPTP Riau atas kegiatan kerja sama ini, dan meminta BPTP Riau terus membantu dan mendukung pemerintah Kabupaten Inhil dalam hal kegiatan penelitian, baik di bidang pertanian dan perkebunan yang sangat potensi di Kabupaten Inhil.

“Pemerintah Inhil mendukung penuh kegiatan ini. Mudah-mudahan akhir tahun depan varietas-varietas yang sedang diteliti ini sudah bisa dilepas,” harap Bupati Inhil.

"Intinya serius, sungguh-sungguh, penelitian banyak namun tidak ditindaklanjuti, saya ingin hasil hasil penelitian ditindaklanjuti sehingga bermanfaaat untuk mesyarakat Inhil,” pungkasnya. (PNC/PR)

Editor
:
SHARE:
beritaTerkait
Bujang Dara Inhil Dinobatkan  Bupati Berharap Promosikan Pariwisata dan Kebufayaan Inhil
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Gelar Final Lomba Lacak Kamtibmas
Soroti Video Viral Anak di Inhil, Ketua PW-IWO Riau Ingatkan Pentingnya Perlindungan Identitas Anak
Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Jamaah Haji, Suasana Penuh Kebersamaan
Pemkab Inhil dan BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026
Milad ke-18 UNISI, Momentum Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru