DPRD Inhil Setujui Perubahan APBD 2026, Pemkab Sampaikan Pendapat Akhir Bupati
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) bersama DPRD Inhil menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah te
Artikel
BANJAR, Pesisirnews.com - Masalah stunting masih menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi mengganggu Sumber Daya Manusia (SDM). Saat ini, status Indonesia masih berada di urutan ke-4 dunia dan urutan ke-2 di Asia Tenggara terkait kasus balita stunting. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerja sama dengan Tanoto Foundation mengadakan Forum Nasional Stunting 2021.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin yang diikuti oleh Kepala BKKBN serta Para Kepala Daerah melalui Virtual.
Wakil Walikota (Wawako) Banjar, H. Nana Suryana,S.Pd., mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi oleh Kepala DPPKB Kota Banjar, Selasa (14/12 2021).
Baca Juga:
Wapres menuturkan, saat ini, satu dari balita di Indonesia mengalami stunting, mengingat angka prevalensi stunting di Indonesia kini tercatat mencapai 27 persen. Persoalan yang menentukan masa depan bangsa ini perlu segera ditangani dengan strategi yang efektif, yang membutuhkan komitmen dan kolaborasi semua pihak.
Komitmen tersebut, lanjut Wapres, terdiri atas komitmen untuk menurunkan stunting sebagai salah satu prioritas utama pelaksanaan pembangunan; komitmen untuk mengoptimalkan mobilisasi sumber daya; dan komitmen untuk membantu koordinasi, pemantauan dan evaluasi, dalam memastikan program berjalan dengan baik. Selain itu, Wapres meminta Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) selaku Ketua Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting, untuk memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan di tingkat pusat, daerah, hingga desa/kelurahan.
Baca Juga:
Sementara itu, Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd., mengatakan stunting merupakan masalah bersama yang harus diselesaikan dengan wakil bersama-sama. Penangan stunting merupakan hal yang sangat penting untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat dan cerdas.
"Ya, generasi masa depan yang sehat ditentukan oleh generasi sekarang. Kolaborasi dan kerjasama yang baik sangat diperlukan dalam menangani masalah stunting. Seluruh Perangkat Daerah terkait, harus dapat memastikan bahwa intervensi dan sumber daya yang diperlukan untuk percepatan penurunan stunting, dan menjangkau hingga kelompok sasaran, yaitu remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita,†jelasnya. (Lies)
Penulis: Lies
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) bersama DPRD Inhil menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah te
Artikel
INDRAGIRI HILIR, Keluarga Bunga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas laporan dugaan pemerkosaan yang kini ditangani Satreskrim Polre
Peristiwa
Pekanbaru Kabar bahagia datang dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Seekor anak gajah sumatera berjenis kelamin jantan lahir den
Peristiwa
KATEMAN Kepolisian Sektor (Polsek) Kateman, Polres Indragiri Hilir, mengungkap dugaan tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Katem
Hukrim
INDRAGIRI HILIR, Kualitas udara di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, semakin memburuk di tengah kabut asap yang menyelimuti sejumlah
Artikel
TEMBILAHAN Bupati Herman mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Riau melalu
Artikel
MANDAH, INDRAGIRI HILIR Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama unsur pemerintah, TNI dan Polri melakukan evakuasi terhadap
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR Warga Desa Pasengrahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang l
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkunga
Artikel
Tembilahan Pengembangan komoditas kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diarahkan tidak berhenti pada sektor perkebunan, tetapi ju
Artikel