Jumat, 26 Juni 2026 WIB

Siswa SMP Tewas ketika Hendak Tangkap Perampok, sang Kakak Direkomendasikan Masuk Bintara Polri

- Senin, 15 Oktober 2018 12:52 WIB
3.019 view
Siswa SMP Tewas ketika Hendak Tangkap Perampok, sang Kakak Direkomendasikan Masuk Bintara Polri
Tribunnews.com

Pesisirnews.com - Polres Ogan Komring Ulu (OKU), Sumatera Selatan memberi santunan untuk keluarga Satria (15), bocah SMP yang tewas ditembak perampok.

Di rumah duka pada Sabtu (13/10/2018) itu, Polres OKU juga merekomendasikan Intan Puspitasari (17), kakak Satria, untuk masuk bintara Polri TA 2019.

Menurut Kapolres OKU AKBP Ni Ketut Widayana Sulandari, rekomendasi untuk sang kakak tersebut sebagai bentuk penghargaan untuk mendiang Satria.

Baca Juga:

Saat ini Intan duduk di kelas XII IPA SMA Sentosa Bakti Baturaja.

Postur tubuhnya -- tinggi 167 cm dan berat 62 kg -- mendukung Intan untuk menjadi aparat kepolisian.

Baca Juga:

Dilansir dari Tribun-Video.com pelajar kelas 3 SMP bernama Satria Bin M Yunus (15) tewas tertembak saat menggagalkan aksi perampokan.

Peristiwa perampokan tersebut terjadi di Lorong Ogan Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU Propinsi Sumatra Selatan Jumat (12/10/2018) dini hari pukul 03.00 dini hari.

Dilansir Tribun Video dari Sripoku, Kapolres OKU melalui Kasat Reskrim AKP Alex Adriyan, S.Kom mengatakan pihak kepolisian sedang memburu pelaku.

Polisi memberikan pengertian pada orangtua korban pentingnya proses autopsi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di kepala korban.


Akhirnya orangtua korban yakni Muhammad Yunus dan Susi mengizinkan petugas untuk melakukan autopsi terhadap jenazah Satria.

Awal dari peristiwa ini yakni pada pukul 03.00 WIB, enam orang pelaku dengan menggunakan tiga sepeda motor datang ke desa Lorong Ogan dan hendak mencuri sepeda motor milik Aslim yakni Yamaha Vixion warna hitam BG 2815 FAI.

Namun warga memergoki aksi tersebut saat para pelaku akan membawa kabur motor itu.

Pelaku kesulitan untuk menghidupkan sepeda motor, mereka lalu meninggalkan motor tersebut.

Lantaran aksinya kepergok, mereka mengacungkan senjata apai sambil kabur dan memerintahkan warga untuk tiarap.

Warga yang melihat pelaku mengacungkan senjata api lantas ketakutan dan langsung tiarap, namun sambil berteriak maling.

Korban yang mendengar teriakan maling kemudian berinisiatif untuk membantu menangkap pelaku.

Pelaku yang mengendarai motor pertama lolos, saat pengandara kedua akan lewat, korban langsung mengangkat kursi dan akan memukul pelaku.

Namun nahas, pelaku dengan motor ketiga (paling belakang) langsung menembakkan senpi ke arah kepala korban.

Korban kemudian seketika jatuh dan menghembuskan napas terakhir di depan Langgar Ogan Kertapati. Para pelaku langsung kabur mengarah ke Jembatan Ogan 1.

Warga kemudian langsung menghubungi polisi, petugas piket Intel dan SPKT Polres OKU langsung menuju TKP untuk melakukan evakuasi korban dan membawanya ke UGD RSUD dr Noesmir Baturaja.

Saat ini jenazah masih ditangani tim forensik untuk proses autopsi dan penyelidikan.

Sumber Tribunnews.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan
Bupati Herman Pimpin Khatam Al-Qur’an Sambut Tahun Baru Islam 1448 H dan Milad ke-61 Kabupaten Inhil
Event Wisata Religi dan Istighosah Gema Muharram 1448 H
Defisit APBD Riau Mencuat, Projo Riau Desak SF Harianto Jangan Kambing Hitamkan MBG
Ketua MUI Inhil: Pemberantasan Narkoba oleh AKBP Farouk Oktora Bentuk Penyelamatan Umat
Polsek Kemuning Salurkan Sembako kepada Warga dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
komentar
beritaTerbaru