Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

Merasa Ada Bisikan Jadi Alasan Kompol Fahrizal Tembak Adik Iparnya Sendiri

- Sabtu, 07 April 2018 16:21 WIB
406 view
Merasa Ada Bisikan Jadi Alasan Kompol Fahrizal Tembak Adik Iparnya Sendiri
Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw saat merilis kasus penembakan di Mapolda Sumut, Kamis (5/4) (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Medan, Pesisirnews.com - Penyidik Polda Sumut akhirnya berhasil memintai keterangan Kompol Fahrizal, perwira yang tega menembak mati adik iparnya sendiri baru-baru ini. Sebelumnya, penyidik belum bisa memeriksa Fahrizal karena masih linglung.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Fahrizal mengaku ada bisikan misterius yang membuatnya meletuskan tembakan ke arah adik iparnya. Bisikan itu menyatakan korban adalah orang yang jahat karena melakukan pembunuhan. 

Baca Juga:

Namun penyidik tidak bisa menjadikan pengakuan itu bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. "Tim dari Polda Sumatera Utara mencari saksi-saksi ke lapangan, dan sampai dengan saat ini masih bekerja," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, Jumat (6/4). 

Senpi

Senjata api milik Kompol Fahrizal yang digunakan untuk menembak adik iparnya, Rabu (4/4) malam (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Baca Juga:

Sejauh ini, penyidik masih mendalami motif penembakan itu. Dari kasus penembakan tersebut, sedikitnya 6 peluru bersarang di tubuh Jumingan, adik ipar tersangka. Tiga di bagian perut dan tiga lagi di bagian kepala. 

Dari kondisi itu, patut diduga ada kemarahan besar pada mantan Kasat Reskrim Polresta Medan itu. Bahkan diduga juga ada masalah internal keluarga. 

Rina juga menjelaskan, Kompol Fahrizal terancam dijerat hukuman lebih berat dari masyarakat sipil. Selain sanksi pidana, Wakapolresta Lombok Tengah itu juga diproses pada sidang etik. Terlebih dia diduga membawa senjata di luar jam dinas. 

 "Putusan sidang kode etiklah yang akan menentukan  apakah yang bersangkutan itu masih layak menjadi anggota Polri atau diberhentikan. Itu butuh proses yang panjang," jelas Rina.

Seperti diberitakan, Kompol F menembak mati adik iparnya, Jumingan, Rabu (4/4) malam. Selanjutnya dia menyerahkan diri ke Polrestabes Medan. Namun motif penembakan itu masih misterius. 


Sumber Jawapos.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan
Bupati Herman Pimpin Khatam Al-Qur’an Sambut Tahun Baru Islam 1448 H dan Milad ke-61 Kabupaten Inhil
Event Wisata Religi dan Istighosah Gema Muharram 1448 H
Defisit APBD Riau Mencuat, Projo Riau Desak SF Harianto Jangan Kambing Hitamkan MBG
Ketua MUI Inhil: Pemberantasan Narkoba oleh AKBP Farouk Oktora Bentuk Penyelamatan Umat
Polsek Kemuning Salurkan Sembako kepada Warga dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
komentar
beritaTerbaru