Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

Sambil Cari Bonita, Pawang Harimau Asal Kanada Ngulek Sambel

- Kamis, 05 April 2018 13:52 WIB
1.241 view
Sambil Cari Bonita, Pawang Harimau Asal Kanada Ngulek Sambel
Detikcom
Pawang asal Kanada dalam perburuannya mengejar Harimau Bonita (ist.)
Pesisirnews.com - Ahli 'Animal Communicator' asal Kanada, Shakti membantu untuk mencari harimau liar Bonita. Mengisi waktu luang, wanita muda ini masih sempat ngulek sambel alias menggiling cabai.

"Shakti di lokasi bergabung bersama tim terpadu yang sudah ada. Walau dia asal Kanada, tapi di lokasi tidak ada makanan khusus untuknya. Semuanya sama saja, makan apa adanya," kata Kepala Bidang Wilayah I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Mulyo Hutomo kepada detikcom, Kamis (5/3/2018).

Hutomo menjelaskan, untuk mengisi waktu luang setelah menjelajah sejumlah lokasi di lapangan, Shakti juga menyempatkan diri untuk memasak.
"Untuk urusan makan, ya Shakti makan apa yang ada dengan tim. Tak ada makanan khusus untuknya. Ya makan nasi juga, malah dia ikut ngulek sambel," kata Hutomo.
Sambil Cari Bonita, 'Pawang' Harimau Asal Kanada Ngulek Sambel

Sebagaimana diketahui, KLHK mendatangkan Shakti ke Riau dalam rangka ikut mencari harimau Bonita untuk dievekuasi pascakonflik yang menawaskan dua orang warga.

Shakti memiliki keahlian 'Animal Commonicator' lewat gelombang suara. Lewat auman harimau, nantinya Shakti menerjemahkan di mana posisi harimau tersebut.

Kemampuannya menerjemahkan gelombang suara satwa ini, diharapkan bisa segera menemukan posisi Bonita. Dengan demikian, Bonita bisa dievakuasi dari lokasi konflik di Kec Pelangiran, Kab Indragiri Hilir (Inhil) Riau.

Konflik ini sudah menewaskan dua orang warga. Pertama Jumiati tewas di tengah kebun sawit pada 3 Januari. Korban kedua Yusri tewas diserang Bonita di kampung Danau pada 10 Maret.

Puncak predator itu sebenarnya sudah pernah ditembak bius oleh tim terpadu. Bonita sempat muntah-muntah akibat reaksi bius yang ditembakan ketubuhnya. Namun akhirnya satwa langka itu bisa kembali siuman dan lari terlepas dari pantauan tim. Sudah berlangsung tiga bulan, satwa buas itu belum juga berhasil dievakuasi.

Sumber detikcom 

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan
Bupati Herman Pimpin Khatam Al-Qur’an Sambut Tahun Baru Islam 1448 H dan Milad ke-61 Kabupaten Inhil
Event Wisata Religi dan Istighosah Gema Muharram 1448 H
Defisit APBD Riau Mencuat, Projo Riau Desak SF Harianto Jangan Kambing Hitamkan MBG
Ketua MUI Inhil: Pemberantasan Narkoba oleh AKBP Farouk Oktora Bentuk Penyelamatan Umat
Polsek Kemuning Salurkan Sembako kepada Warga dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
komentar
beritaTerbaru