Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Rumah Kosong Karangasem Boyolali

- Senin, 02 April 2018 10:27 WIB
642 view
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Rumah Kosong Karangasem Boyolali
Tribunsolo.com

Pesisirnews.com - Mayat seorang laki-laki ditemukan warga di Dukuh Karangasem RT04 RW09 Kiringan, Boyolali, pada Minggu (1/4/2018) siang.

Ia ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di sebuah rumah kosong di perkampungan.

Kepada TribunSolo.com, Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budianto, menerengkan, mayat ditemukan oleh warga sekitar bernama Sarono (30) sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga:

"Mendapat laporan sari warga (ada temuan mayat) tim piket bersama identifikasi langsung mendatangi lokasi," ujar dia.

Dugaan sementara polisi, mayat yang susah dikenali karena sudah membusuk itu meninggal dunia karena gantung diri.

Baca Juga:

Pasalnya, kata dia, ditemujan barang bukti berupa tali yang menggantung di sekitar mayat.

Ditambah sebuah telefon genggam dan charger beserta uang sekitar Rp 200.000.

"Selanjutnya mayat di bawa ke RSUD Pandanarang untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Willy menjelaskan, mayat diketahui berusia sekitsr 20 tahun setinggi 160 sentimeter.

Hak itu didapati berdasarkan hasik pemeriksaan tim medis.

Saat ditemukan, mayat mengenskan kemeja hitam, sweater abu-abu, dan celana jeans.

"Kami akan terus selidiki agar cepat ketemu identitas korban dan sebab kematian korban," bebernya. 


Sumber Tribunsolo.com

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan
Bupati Herman Pimpin Khatam Al-Qur’an Sambut Tahun Baru Islam 1448 H dan Milad ke-61 Kabupaten Inhil
Event Wisata Religi dan Istighosah Gema Muharram 1448 H
Defisit APBD Riau Mencuat, Projo Riau Desak SF Harianto Jangan Kambing Hitamkan MBG
Ketua MUI Inhil: Pemberantasan Narkoba oleh AKBP Farouk Oktora Bentuk Penyelamatan Umat
Polsek Kemuning Salurkan Sembako kepada Warga dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
komentar
beritaTerbaru