Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Pasuruan, Pesisirnews.com - Setiap orang tua tentunya ingin memberikan nama yang baik kepada anaknya.
Dari nama yang terdapat dalam kitab suci, para tokoh besar, hingga nama orang-orang yang dianggap berjasa dalam hidup sang orang tua.
Tujuannya tentu sudah jelas. Ada doa orang tua yang terkandung dalam nama yang diberikan kepada sang anak. Mereka berharap, kelak sang anak akan memiliki nasib baik, sebaik nama yang mereka sematkan untuknya.
Baca Juga:
Belakangan, sejumlah nama pun kerap menjadi sorotan masyarakat. Nama pada anak-anak tersebut dianggap masyarakat cukup unik, dan jarang. Misalnya ada nama anak yang menyerupai tokoh kartun, hingga merek sebuah mobil.
Dilansir tribunpekanbaru.com dari tribunjatim, baru-baru ini seorang gadis tiba-tiba menjadi perhatian publik. Sebab, gadis tersebut memiliki nama seperti seorang pejabat. Gadis belia ini bernama Khofifah Indar Parawansa.
Baca Juga:
Kata demi kata tidak ada yang berbeda dengan nama Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang berpasangan dengan Emil Dardak dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018. Gadis ini masih berusia 18 tahun.
Ia anak keempat dari pasangan suami istri (pasutri) alm Slamet dan Dewi Aminah. Indar, sapaan akrab gadis itu besar di keluarga yang sederhana. Saat ini, ia tidak bekerja dan tidak lulus sekolah.
Impiannya untuk melanjutkan sekolah pupus ketika ayahnya meninggal saat dirinya duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar. Kini, ia membantu ibunya berjualan tahu tek di Kota Pasuruan.
Saat ditemui, Selasa (27/3/2018) siang, Dewi dan Indar sedang sibuk mempersiapkan semua keperluan berjualan tahu tek. Dewi menata beberapa tahu yang menjadi bahan utamanya berjualan tahu tek. Sedangkan Indar, sedang sibuk menata piring dan gelas yang akan dibawanya untuk berjualan.
Dewi menjelaskan, anak keempat dari total delapan anaknya ini, memiliki cerita panjang sebelum akhirnya diberi nama Khofifah Indar Parawansa. Ia sempat berdebat dengan almarhum ayahnya Indar sebelum menamai dirinya.
"Saya dulu sempat mempertanyakan, kenapa sih dikasih nama itu. Nama itu kan nama pejabat , nama menteri, takut berbahaya," katanya sambil mengenang pertanyaannya yang dilontarkan ke suaminya 18 tahun silam.
Ia tidak bisa menolak setelah ayah Indar ini memaksa memberikan nama itu. Diceritakannya, almarhum suaminya ini meninggal karena menderita penyakit komplikasi.
"Suami saya dulu itu penggemar dan pengagum Khofifah Indar Parawansa yang menjabat sebagai menteri saat itu. Hal itu yang menjadi dasar suaminya memberi nama itu ke anak keempat kami," kenang Dewi yang kini sudah memiliki suami kembali.
Dikatakan Dewi, selain itu, hal yang membuat suaminya mengagumi Khofifah itu karena ketangguhan dan kegigihannya dalam memperjuangkan wanita.
Di tahun 2000, Khofifah masih menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Indonesia.
"Yang pernah disampaikan ke saya, dia (suami) ingin anak kami yang keempat ini bisa menjadi anak yang berbakti dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa," tambah dia. Minimal, kata perempuan berusia 44 tahun ini, anaknya bisa menjadi sosok yang seperti Khofifah. Mulai dari semangatnya, dan keteguhannya dalam memperjuangkan wanita.
"Setelah tahu alasannya, saya akhirnya mengikuti saja. Alasan bapaknya dulu ya kuat. Saya menerima saja , dan allhamdulillah sekarang, dia menjadi anak yang penurut, anak yang kuat dan tangguh. Dia tidak malu dengan kondisi orang tuanya dan mau berbakti dengan orang tuanya," paparnya.
Terpisah, Indar mengaku tidak keberatan mendapatkan nama seperti menteri. Ia yakin nama yang didapatkannya ini memiliki makna dan arti tersendiri.
"Tidak banyak yang tahu , kalau sebenarnya nama saya ini sama dengan nama menteri. Saya dikenal sebagai Indar. Saya juga tidak menyesal dan minder dengan nama ini. saya justru bangga dengan nama yang diberikan almarhum ayah saya," tutupnya.
Sumber tribunpekanbaru.com
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Tembilahan, (25/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memimpin kegiatan Khatam AlQur&039an dalam rangka menyambut Tahun Bar
Advertorial
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Jejeran Bubur Asyura terpajang di masingmasing stan, tanda berlangsungnya Event Wisata Religi dan Istighosah
Advertorial
(Pekanbaru) Isu defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau yang dipicu oleh alokasi dana untuk program Makan Ber
Artikel
TEMBILAHANPerang melawan narkoba di Kabupaten Indragiri Hilir terus menunjukkan hasil nyata. Di tengah ancaman peredaran narkotika yang men
Artikel
Kemuning, 25 Juni 2026 Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polsek Kemuning melaksanakan kegiatan bakti sosial d
Artikel
PULAU BURUNG Suasana haru menyelimuti keluarga besar Polsek Pulau Burung saat menggelar doa selamat untuk mengantarkan Kapolsek Pulau Burun
Artikel
Tembilahan Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir menggelar Turnamen Mobile Legends Kapolri
Olah Raga
Kateman, Inhil Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polsek Kateman Polres Indragiri Hilir menggelar pembukaan Op
Artikel
Kateman Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80, Polsek Kateman melaksanakan kegiatan bedah rumah layak huni hari kedua pada Ra
Artikel