Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

Seorang Penjual Tempe Tewas Tersambar Petir saat Mengendarai Motor

- Selasa, 06 Februari 2018 22:17 WIB
197 view
Seorang Penjual Tempe Tewas Tersambar Petir saat Mengendarai Motor
Ilustrasi

Makassar, Pesisirnews.com - Seorang pengendara motor, Supriyono (45), warga Jalan Muhammad Yamin, lorong 17 Nomor 17, tewas seketika setelah tersambar petir saat melintas di Jalan Danau Biru, Tanjung Bunga, Makassar, Selasa (6/2/2018) malam.

Supriyono yang kesehariannya berdagang tempe ini tewas dengan tubuhnya kaku setelah tersambar petir. Korban yang masih mengenakan helm dan jas hujan berwana biru itu hendak menangkap ikan di Danau Biru dengan membawa pukat.

Kepala Urusan Dokter Forensik (Doksik) Bidang Dokter Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel, AKP Sulkarnain yang dikonfirmasi mengatakan, posisi korban masih di atas motor dengan kunci kontak masih dalam kondisi menyala. Jenazah korban sudah dalam keadaan kaku setelah tersambar petir.

Baca Juga:

"Dari keterangan beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian, korban tersambar petir. Sebelum korban ditemukan tewas, warga sempat mendengar suara petir menggelegar sebanyak tiga kali," katanya.

Selanjutnya, sambung Sulkarnain, pihaknya membawa jenazah korban ke ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum. Setelah visum, barulah jenazah korban diserahkan ke pihak keluarganya untuk dikebumikan.

Baca Juga:

"Kita telah melakukan dokumentasi TKP, pemeriksaan awal jenazah, mengamankan beberapa barang bukti milik korban," tambahnya.

Sumber Kompas.com

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan
Bupati Herman Pimpin Khatam Al-Qur’an Sambut Tahun Baru Islam 1448 H dan Milad ke-61 Kabupaten Inhil
Event Wisata Religi dan Istighosah Gema Muharram 1448 H
Defisit APBD Riau Mencuat, Projo Riau Desak SF Harianto Jangan Kambing Hitamkan MBG
Ketua MUI Inhil: Pemberantasan Narkoba oleh AKBP Farouk Oktora Bentuk Penyelamatan Umat
Polsek Kemuning Salurkan Sembako kepada Warga dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
komentar
beritaTerbaru