Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Pesisirnews.com - Seorang bocah laki-laki nyaris tewas dikeroyok massa. Ia dihakimi gara-gara berusaha mencuri mobil Honda Jazz.
Ia tak berhenti menangis ketika para warga terus menghardiknya.
Peristiwa itu terekam video, dan diunggah pengguna akun Isol Asek ke Facebook itu terjadi pada Kamis (1/2/2018).
Baca Juga:
Meski begitu, kejadian di Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang Batang, Sumenep, Madura tersebut justru menimbulkan keprihatinan bagi warganet.
Hal tersebut lantaran terdapat kehidupan yang memilukan di balik kelakuan buruk bocah itu.
Baca Juga:
Kisah hidup bocah yang disebut 'malang jadi maling' tersebut diungkapkan oleh seorang warganet dalam tulisan panjangnya.
Sedikit info perjalanan Ipung si anak malang jadi maling. Ipung lahir di Banuaju Barat kecamatan Batang Batang.
Dia ditinggal sang ibu sejak umur kurang lebih 1 tahun dan dirawat oleh bibinya, dan ayahnya beristri lagi ke Desa Kolpo.
Entah apa yang terjadi, beberapa tahun kemudian terdengar kabar Ipung diasuh oleh seorang Kyai Nawi Desa Candi.
Dan dia sempat hilang dan ditemukan di atas tower dekat Kades Candi.
Setelah itu lalu menghilang dan terdengar kabar dia mengambil HP di Desa Dungkek.
Kepala desa pun langsung menjemput Ipung dan dibawa ke rumahnya.
Beberapa hari kemudian menghilang lagi, terus Kepala Desa Suninto terima telepon dari Polsek Pragaan bahwa Ipung ikut orang tak dikenal naik mobil menuju Pamekasan.
Dan langsung dijemput kembali oleh sang Kades dan dikurung di rumahnya.
Dan anehnya Ipung lagi-lagi keluar lewat jendela atas dan lari entah ke mana.
Sampai beberapa hari lagi-lagi Kades ditelepon lagi oleh Polsek Kota Ipung ditangkap gara-gara mau ngambil CCTV ATM bank.
Dan lagi-lagi Kades yang menjemputnya, dan diikat kakinya pakai rantai besi hampir, satu bulan Ipung berjalan seperti kodok.
Anehnya hilang lagi tinggal rantainya di rumahnya.
Terdengar lagi bahwa Ipung mencuri mobil Carry, warga pun terkejut karena setahu warga Ipung tak pernah nyetir mobil.
Dan yang terakhir kejadian kemarin, jadi bukan tidak ada upaya dari perangkat desa untuk Ipung.
Dan sekarang perangkat desa dan segenap pemuda desa masih mencari jalan terbaik untuk Ipung.
Mohon dari kami selaku warga desa Banuaju Barat, jangan hakimi sendiri si Ipung karena dia bisa dibilang mengalami gangguan jiwa atau stres.
Sumber Tribun Pekanbaru
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Tembilahan, (25/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memimpin kegiatan Khatam AlQur&039an dalam rangka menyambut Tahun Bar
Advertorial
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Jejeran Bubur Asyura terpajang di masingmasing stan, tanda berlangsungnya Event Wisata Religi dan Istighosah
Advertorial
(Pekanbaru) Isu defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau yang dipicu oleh alokasi dana untuk program Makan Ber
Artikel
TEMBILAHANPerang melawan narkoba di Kabupaten Indragiri Hilir terus menunjukkan hasil nyata. Di tengah ancaman peredaran narkotika yang men
Artikel
Kemuning, 25 Juni 2026 Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polsek Kemuning melaksanakan kegiatan bakti sosial d
Artikel
PULAU BURUNG Suasana haru menyelimuti keluarga besar Polsek Pulau Burung saat menggelar doa selamat untuk mengantarkan Kapolsek Pulau Burun
Artikel
Tembilahan Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir menggelar Turnamen Mobile Legends Kapolri
Olah Raga
Kateman, Inhil Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polsek Kateman Polres Indragiri Hilir menggelar pembukaan Op
Artikel
Kateman Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80, Polsek Kateman melaksanakan kegiatan bedah rumah layak huni hari kedua pada Ra
Artikel