Rabu, 27 Mei 2026 WIB

BPI: Yang Perlu Reshuffle Bukan Menteri Tapi Presidennya?

- Sabtu, 08 Agustus 2015 14:08 WIB
260 view
BPI: Yang Perlu Reshuffle Bukan Menteri Tapi Presidennya?
ilustrasi
JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Meme Kang Komar pemeran preman pensiun yang mengkritisi pemimpin yang tak mampu memimpin menjadi perbincangan hangat publik media sosial. Fenomena tersebut dinilai masyarakat sebagai cerminan dari pemerintahan Jokowi-JK terkait isu reshuffle yang beredar.

Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, bukan hanya masyarakat melalui ide kreatifnya menyatakan bahwa yang perlu di reshuffle itu Presidennya. Tanggapan serupa pernah dikatakan oleh anggota DPR RI fraksi PDIP Efendi Simbolon terkait kondisi bangsa yang tak kunjung membaik.

"Secara obyektif meme tersebut menyatakan dibawah pemimpin yang baik, anak buah yang bodoh pun ada gunanya, tapi dibawah pemimpin yang bodoh, pasukan terbaik pun kocar kacir dan ada pepatah seribu kambing dipimpin oleh seekor harimau akan mengaum semua, tapi seribu harimau dipimpin seekor kambing akan embeek semua, hal itu diartikan publik sebagai kurang mumpuninya kualitas kepemimpinan dan perlu ada yang diperbaiki," kata Panji melalui rilisnya, Sabtu (8/8/2015).

Baca Juga:

Panji lanjut menjelaskan, reshuffle kabinet kerja sebagai solusi dari buruknya kinerja pemerintahan Jokowi-JK akan menuai pro dan kontra. "Masyarakat sudah cerdas jika memang pemerintah melakukan reshuffle kabinet. Apakah pemerintah bisa menjamin Indonesia akan lebih baik atau memang akar permasalahannya ada di pimpinan eksekutifnya?" tutup Panji. (rls)


Baca Juga:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pj Bupati Inhil Erisman Yahya Hadiri Pertemuan dengan Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara
Presiden Joko Widodo Sholat id Di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang
Permintaan Presiden Jadi Saksi Harus Diputuskan Pengadilan
Rencana Pemerintah Membagi Konsesi Izin Usaha Pertambangan Kepada Ormas Keagamaan
Presiden dan Kapolri Kunjungi Riau, Polres Inhil Siaga 3
1.266 personel TNI POLRI dan Instansi Lain  Dikerahkan Pada Titik Kunjungan Presiden Jokowi Ke Riau
komentar
beritaTerbaru