Senin, 20 April 2026 WIB

Video Imam Shalat Isya Tetap Berdiri Tegak Meski Musala di Lombok Bergoyang Karena Gempa

- Senin, 06 Agustus 2018 18:46 WIB
585 view
Video Imam Shalat Isya Tetap Berdiri Tegak Meski Musala di Lombok Bergoyang Karena Gempa
Bangkapos.com

Pesisirnews.com - Sebuah video yang beredar di media sosial Facebook saat terjadinya gempa berkekuatan 7 SR di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali jadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut, menampilkan live streaming saat umat muslim sedang melaksanakan shalat Isya di sebuah musala di Lombok.

Di video yang diposting akun Musala As-Syuhada, gempa terjadi sekitar pukul 18.46 WIB.

Baca Juga:

Saat rokaat kedua sedang berlangsung shalat yang dipimpin seorang imam, tiba-tiba bangunan bergetar hebat sehingga beberapa jamaah langsung berhamburan keluara musala untuk menyelamatkan diri.

Namun, tidak dengan sang Imam, meski gempa mengguncang bangunan musala, dia tetap meneruskan membaca ayat Al Quran hingga selesainya shalat Isya.

Baca Juga:

Untuk tetap bisa berdiri tegak, imam yang tidak diketahui namanya itu berpengangan ke dinding musala dengan tangan kirinya.

Melihat imam tetap teguh menyelesaikan shalatnya, beberapa makmum ada yang juga bertahan di dalam musala.

Goncangan gempa pun mereda, dan beberapa jamaah kembali melakukan salat.

Gempa susulan juga sempat terjadi namun intensitasnya tidak begitu besar.

Terlihat sang imam juga beberapa kali berpegangan ke tembok saat gempa terjadi.

Sampai salat berakhir, semua jamaah dan imam salat tampak tenang dan tidak terlihat adanya kepanikan.

"Innalillahi. Gempa yang luar biasa.Allahu Akbarr" tulis akun Musholla As-Syuhada di kolom komentar video.

Hingga pukul 09.50 WIB, Video live saat salat tersebut telah ditonton sebanyak 360 kali dan dibagikan sebanyak 151 kali.

Untuk diketahui, pusat gempa terjadi pada kedalaman 15 km dengan pusat gempa di darat 18 km barat laut Lombok Timur NTB qtau 22 km timur laut Lombok Utara NTBterjadi pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB.

BMKG pun langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Pukul 20.00 WIB, BMKG menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir.

Dalam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tsunami memang terjadi di pantai tetapi kecil hanya setinggi 9-13 cm.

Tsunami tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan.

Tercatat Sudah ada 21 kali gempa susulan dengan intensitas lebih kecil. 


Sumber Bangkapos.com

SHARE:
beritaTerkait
Pengungkapan Kasus Pengeroyokan,2 Pemuda Diringkus Polisi
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
Rakor Pengendalian Inflasi 2026 Dipimpin Tomsi Tohir, Bupati Inhil Ikuti Secara Virtual
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
Bangun Generasi Peduli, RA Khalifa Tekankan Pentingnya Empati Anak
Polres Inhil Gelar Tes Urine Seluruh Personil Polsek Pulau Kijang: Bukti Integritas Harga Mati
komentar
beritaTerbaru