Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Video Imam Shalat Isya Tetap Berdiri Tegak Meski Musala di Lombok Bergoyang Karena Gempa

- Senin, 06 Agustus 2018 18:46 WIB
600 view
Video Imam Shalat Isya Tetap Berdiri Tegak Meski Musala di Lombok Bergoyang Karena Gempa
Bangkapos.com

Pesisirnews.com - Sebuah video yang beredar di media sosial Facebook saat terjadinya gempa berkekuatan 7 SR di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali jadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut, menampilkan live streaming saat umat muslim sedang melaksanakan shalat Isya di sebuah musala di Lombok.

Di video yang diposting akun Musala As-Syuhada, gempa terjadi sekitar pukul 18.46 WIB.

Baca Juga:

Saat rokaat kedua sedang berlangsung shalat yang dipimpin seorang imam, tiba-tiba bangunan bergetar hebat sehingga beberapa jamaah langsung berhamburan keluara musala untuk menyelamatkan diri.

Namun, tidak dengan sang Imam, meski gempa mengguncang bangunan musala, dia tetap meneruskan membaca ayat Al Quran hingga selesainya shalat Isya.

Baca Juga:

Untuk tetap bisa berdiri tegak, imam yang tidak diketahui namanya itu berpengangan ke dinding musala dengan tangan kirinya.

Melihat imam tetap teguh menyelesaikan shalatnya, beberapa makmum ada yang juga bertahan di dalam musala.

Goncangan gempa pun mereda, dan beberapa jamaah kembali melakukan salat.

Gempa susulan juga sempat terjadi namun intensitasnya tidak begitu besar.

Terlihat sang imam juga beberapa kali berpegangan ke tembok saat gempa terjadi.

Sampai salat berakhir, semua jamaah dan imam salat tampak tenang dan tidak terlihat adanya kepanikan.

"Innalillahi. Gempa yang luar biasa.Allahu Akbarr" tulis akun Musholla As-Syuhada di kolom komentar video.

Hingga pukul 09.50 WIB, Video live saat salat tersebut telah ditonton sebanyak 360 kali dan dibagikan sebanyak 151 kali.

Untuk diketahui, pusat gempa terjadi pada kedalaman 15 km dengan pusat gempa di darat 18 km barat laut Lombok Timur NTB qtau 22 km timur laut Lombok Utara NTBterjadi pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB.

BMKG pun langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Pukul 20.00 WIB, BMKG menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir.

Dalam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tsunami memang terjadi di pantai tetapi kecil hanya setinggi 9-13 cm.

Tsunami tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan.

Tercatat Sudah ada 21 kali gempa susulan dengan intensitas lebih kecil. 


Sumber Bangkapos.com

SHARE:
beritaTerkait
Tak Berhenti pada Pengedar Kecil! Polsek Kateman Kembangkan Kasus hingga Ungkap Dugaan 2 Kg Sabu
Bupati Herman Turun Langsung Seleksi Calon Komisaris dan Direktur BUMD PT Kelapa Inhil Gemilang
Polda Riau Musnahkan 100,55 Kg Narkotika, 467 Ribu Jiwa Diperkirakan Terselamatkan
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial
Wakil Ketua II DPRD Inhil Asmadi SH Hadiri Tabliq Akbar Dalam Rangka Hari Santri 2026
komentar
beritaTerbaru