Selasa, 25 Agustus 2026 WIB

Jelajah Angkasa Sejauh 300 Juta Km Selama 6 Tahun, Hayabusa-2 Kirim Material Berharga ke Bumi

- Kamis, 17 Desember 2020 21:18 WIB
819 view
Jelajah Angkasa Sejauh 300 Juta Km Selama 6 Tahun, Hayabusa-2 Kirim Material Berharga ke Bumi
Sampel debu permukaan dan material murni dikumpulkan dari asteroid Ryugu oleh pesawat luar angkasa Hayabusa-2. (AFP / JAXA)

TOKYO, Pesisirnews.com - Para ilmuwan Jepang mengatakan mereka tidak bisa berkata-kata ketika mereka melihat berapa banyak debu asteroid di dalam kapsul yang dikirim oleh pesawat luar angkasa Hayabusa-2 dalam misi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dilansir AFP, Kamis (17/12/2020), pesawat penjelajah Jepang itu mengumpulkan debu permukaan dan material murni tahun lalu dari asteroid Ryugu, sekitar 300 juta kilometer jauhnya selama dua fase berani dalam misi enam tahunnya.

Bulan ini Hayabusa-2 mengirim kapsul berisi sampel, yang menciptakan bola api saat memasuki atmosfer Bumi, dan mendarat di gurun Australia sebelum diangkut ke Jepang.

Baca Juga:

Para ilmuwan di badan antariksa Jepang JAXA pada hari Selasa melepas sekrup ke wadah bagian dalam kapsul, setelah menemukan sejumlah kecil debu asteroid di kulit terluar.

"Ketika kami benar-benar membukanya, saya tidak bisa berkata-kata. Itu lebih dari yang kami harapkan dan ada banyak hal yang membuat saya benar-benar terkesan," kata ilmuwan JAXA Hirotaka Sawada.

Baca Juga:

"Itu bukan partikel halus seperti bubuk, tapi ada banyak sampel yang berukuran beberapa milimeter,” tambahnya.

Para ilmuwan berharap materi tersebut akan menjelaskan pembentukan alam semesta dan mungkin menawarkan petunjuk tentang bagaimana kehidupan dimulai di Bumi.

[br]

Ilmuwan Jepang belum mengungkapkan apakah materi di dalamnya sama dengan, atau mungkin bahkan lebih, dari 0,1 gram yang mereka harapkan akan ditemukan.

Seiichiro Watanabe, seorang ilmuwan proyek Hayabusa dan profesor di Universitas Nagoya, mengatakan dia tetap senang.

"Ada banyak (sampel) dan sepertinya banyak mengandung bahan organik," ujarnya.

"Jadi saya berharap kita bisa mengetahui banyak hal tentang bagaimana zat organik telah berkembang pada tubuh induk Ryugu,” pungkasnya.

Sumber: (AFP)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bisakah Manusia Berhubungan Seks di Luar Angkasa? Ini Jawaban Mantan Astronot NASA
Komisaris PT AP II Viral Gegara Lapor ke Denny Siregar Setelah Pecat Pegawai Avsec Yang Kawal Habib Bahar Bin Smith
Pakar Politik Nilai Gibran Bukan Kader Sembarangan di PDI-P
Jokowi Kaget saat Kaesang Pangarep Utarakan Ingin Terjun ke Politik
Empat Daerah di Indonesia Hari Ini Diguncang Gempa Bumi
Maluku Tenggara Barat Diguncang Gempa Berkekuatan 5,3 M
komentar
beritaTerbaru