Jumat, 24 Juli 2026 WIB

Berpotensi Tsunami BNPB Peringati Warga Jauhi Pantai

- Minggu, 16 November 2014 16:36 WIB
278 view
Berpotensi Tsunami BNPB Peringati Warga Jauhi Pantai
JAKARTA,PESISIRNEWS.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pemerintah Propinsi/Kab/ Kota yang berada pada status "awas" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi menyeluruh.

Pernyataan itu dikeluarkan terkait Badan
Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang telah mengeluarkan peringatan dini tsunami akibat gempa 7,3 SR di wilayah Halmahera dan sekitarnya, Sabtu (15/11/2014).

Dengan status siaga diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk
melakukan evakuasi. Status "Waspada" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai," jelas Sutopo, Jakarta, Sabtu (15/11/2014).

Berikut ini daftar wilayah yang berpotensi terjadi tsunami berdasarkan informasi BNPB:

1. MALUT Halmahera SIAGA.
2. MALUT Halmahera-Utara SIAGA.
3. MALUT Kepulauan Sula SIAGA.
4. SULUT Bolaangmongondow Bagian Selatan SIAGA.
5. SULUT Kepulauan Sangihe SIAGA.
6. SULUT Kepulauan Talaud SIAGA.
7. SULUT Minahasa Bagian Selatan SIAGA.
8. SULUT Minahasa-Selatan Bagian Selatan SIAGA.
9. SULUT Minahasa-Utara Bagian Selatan SIAGA.
10. SULUT Minahasa-Utara Bagian Utara SIAGA.
11. GORONTALO Gorontalo Bagian Utara WASPADA.
12. MALUKU Buru WASPADA.
13. MALUKU Seram-Bagian-Barat WASPADA.
14. MALUT Halmahera-Selatan WASPADA.
15. MALUT Kota-Ternate WASPADA. (Y.Cha)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Polres Inhil Gelar Bakti Sosial Pembagian Air Bersih Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Polsek Tempuling Bersama Puskesmas Sei Salak Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Mumpa
Polsek Gaung Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba
Polres Inhil Gelar Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Desa Sungai Luar
Bhakti Sosial Polres Inhil bersama Mahasiswa dan OKP.
komentar
beritaTerbaru