Selasa, 04 Agustus 2026 WIB

Marmoncak, Seni Bela Diri Batak

- Rabu, 16 Juli 2014 09:37 WIB
1.357 view
Marmoncak, Seni Bela Diri Batak
PESISIRNEWS.com- Marmoncak (baca: marmonsak atau biasa disingkat mossak) adalah suatu bela diri khas dari tanah Batak, salah satu olah raga Batak yang biasa digunakan para leluhur Batak pada jaman dahulu kala, dalam menghadapi hidup sehari-hari, baik dalam hiburan, pernafasan maupun menghadapi tantangan dan juga untuk kesehatan manusia.

Khususnya ditanah Simalungun, ilmu beladiri khas nya adalah “Mandihar” Kini istilah Dihar telah dipersempit pemahamannya menjadi Silat saja. Di dalamnya dipelajari gerak untuk menghilangkan Hangalan (Sengkala, Energi negatif tubuh). Ada pula Tortour Maranggir, yaitu Olah Gerak yang memakai jeruk purut sebagai perantaranya, untuk memunculkan aura yang diharapkan.

Marmoncak Batak identik dengan pengobatan dan pernafasan dalam penyatuan darah manusia dengan Tuhan hingga dapat menguasai tenaga dalam dan tenaga murni. Tenaga dari 3 benua, benua atas, benua tengah dan benua bawah yang ada dalam tubuh manusia pada jaman dahulu setiap manusia yang hendak mempelajari ilmu pengobatan dan ilmu perbintangan. Mossak Batak ini harus diajarkan juga jadi setiap manusia batak dulu mossak batak ini merupakan suatu keharusan untuk dipelajari.

Mossak Batak ini dirangkai dengan langkah dan jurus-jurus untuk menghidupkan dan mengaktifkan 9.999 urat manusia yang digunakan untuk penyatuan darah manusia dengan Tuhan, membela diri dan untuk kesehatan, hiburan dan atraksi pada pesta besar di tanah batak, dan menyambut para raja dan kenegaraan.

Mossak Batak memiliki sembilan peringkat atau sabuk, sama dengan kitab Siraja Batak. Hanya saja dalam Mossak Batak ini dimulai dari kitab ke sembilan menjadi sabuk pertama. Sabuk atau peringkat pada perguruan seni bela diri batak:

1. Sabuk Tapak Pagar

Dalam sabuk atau peringkat ini dipelajari dasar seni bela diri batak, mana yang dapat dilakukan dan mana yang tidak dapat dilakukan dengan langkah menjaga muka, belakang, kiri dan kanan.

2. Sabuk Desa Nawalu

Dalam peringkat ini Mossak Batak mempelajari langkah delapan penjuru mata angin dan langkah pane nabolon yang berada dalam satu desa selama tiga bulan sesuai dengan kitab Pane Nabolon.

3. Sabuk Bintang Tuju

Dalam peringkat ini Mossak Batak mempelajari langkah dan jurus dengan menggunakan panca indra.

4. Sabuk Tapak Seleman

Dalam peringkat ini Mossak Batak mempelajari langkah dan jurus kekuatan dari tiga benua yaitu benua atas, benua tengah dan benua bawah.

5. Sabuk Bintang Lima

Dalam peringkat ini Mossak Batak mempelajari langkah dan jurus ilmu lima jari dan lima darah manusia yang dapat disatukan dengan darah Tuhan.

6. Sabuk Siopat Suhi

Dalam peringkat ini Mossak Batak mempelajari langkah dan jurus mengenai kekuatan yang ada pada urat dan tubuh manusia.

7. Sabuk Bintang Tolu

Dalam peringkat ini Mossak Batak mempelajari langkah dan jurus serta kekuatan bumi.

8. Sabuk Bolat

Dalam peringkat ini Mossak Batak mempelajari langkah dan jurus serta menggunakan udara kesaktian dan kesucian.

9. Sabuk Ingsun

Dalam peringkat ini Mossak Batak mempelajari langkah dan jurus inti dan kunci rahasia dari seluruh sabuk yang delapan. jadi sabuk yang kesembilan ini adalah induk dari seluruh Mossak Batak.
 
@the citizen daily

SHARE:
beritaTerkait
Wakil Ketua I DPRD Inhil Hadiri Sosialisasi Pembangunan Pasar Desa Sungai Gantang
Bupati Inhil Herman dan Ketua TP PKK Katerina Susanti Herman lantik pejabat desa di Keritang
Wabup Inhil Hadiri Rilis Inflasi Daerah Juli 2026
Bupati Herman Pastikan 87 Pedagang Pasar Sungai Gantang Dapat Tempat Layak, Pembangunan Dimulai 2027
Monyet Liar Resahkan Warga Parit 13 Tembilahan, Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemkab Inhil Bergerak Cepat
Serangan Monyet Belum Mereda, PW IWO Riau Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
komentar
beritaTerbaru