Selasa, 21 April 2026 WIB

Lestarikan Permainan Tradisonal, Disparpora Meranti Gelar Festival Gasing

Diikuti 13 Tim dari Tiap Kecamatan
- Rabu, 11 November 2015 14:23 WIB
1.381 view
Lestarikan Permainan Tradisonal, Disparpora Meranti Gelar Festival Gasing
Pj. Bupati Meranti, yang diwakili Asisten Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Teddy Mar, membuka resmi Festival Gasing di desa Meranti Bunting, Kecamatan Merbau, Rabu (11/11).
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Semakin menjamurnya permainan modern, membuat permainan tradisional terpinggirkan. Karenanya perlu upaya dari berbagai pihak untuk ikut serta dalam melestarikan permainan tradisional. Salah satu realisasi upaya pelestarian itu telah dilakukan oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Meranti bersama Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) dengan menyelenggarakan festival Gasing, dan meresmikan panggung seni masyarakat "Penghulu Agus".

Festival yang digelar di Desa Meranti Bunting, Kecamatan Merbau Kepulauan Meranti itu, diikuti sebanyak 13 tim dari setiap Kecamatan yang ada.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Teddy Mar, mengatakan bahwa permainan tradisional ini harus terus dikembangkan untuk mempertahankan wisata budaya. Mengingat, aset dan nilai budaya pariwisata saat ini hampir punah.

"Permainan tradisional ini perlu dikembangkan, agar kegiatan pariwisata memberi manfaat yang optimal bagi masyarakat yang dapat mengundang wisatawan. Dan memang harus digerakkan, agar daerah kita menjadi laman bermain," terangnya, Rabu (11/11).

Dikatakan Teddy juga, kegiatan budaya selayaknya harus dilestarikan dan ditumbuh kembangkan, serta dipromosi buat mengisi pembangunan desa wisata budaya. Tidak hanya itu, Lanjutnya, kita juga harus mempertahankan adat melayu yang sopan santun terhadap tamu yang berkunjung, sekaligus menyuguhkan kearifan lokal yang menarik dan unik sehingga membuahkan kesan untuk kembali berkunjung.

Sementara itu, Ketua Formi Kabupaten Meranti, Zubiarsyah, mengatakan panggung seni untuk masyarakat perlu dibangun, karena dulunya Desa Meranti Bunting terkenal akan seninya sehingga dikirim ke tingkat nasional.

"Mengapa digelar nya festival gasing di sini, karena tanah di sini sangat mendukung untuk event permainan tradisional tersebut," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Disparpora Meranti, Drs H Ismail Arsyad, bahwasanya pihaknya akan terus menggali potensi yang ada didesa ini, agar bisa dikembangkan dan disuguhkan kepada wisatawan.

"Kita akan terus menggali potensi yang ada di desa ini, agar bisa dijual," pungkasnya.

Lanjut Ismail, desa lain juga harus mempunyai kesempatan untuk ini, dan harus mampu menggali potensi wisata yang bisa mengundang wisatawan untuk berkunjung.

"Saya yakin, desa-desa yang ada di Meranti ini banyak memiliki potensi yang mempunyai nilai jual yang layak kepada wisatawan. Inilah yang menjadi pemikiran kita bersama, untuk membangun kepariwisataan mengingat Meranti terletak dipintu gerbang wilayah timur masuk wisatawan ke propinsi Riau," terangnya mengakhiri.(Adi)

SHARE:
beritaTerkait
Pengungkapan Kasus Pengeroyokan,2 Pemuda Diringkus Polisi
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
Rakor Pengendalian Inflasi 2026 Dipimpin Tomsi Tohir, Bupati Inhil Ikuti Secara Virtual
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
Bangun Generasi Peduli, RA Khalifa Tekankan Pentingnya Empati Anak
Polres Inhil Gelar Tes Urine Seluruh Personil Polsek Pulau Kijang: Bukti Integritas Harga Mati
komentar
beritaTerbaru