Jumat, 17 Juli 2026 WIB
Pembataian Etnis Rohingya

Massa Bakar Foto Aung San Suu Kyi, Minta Nobel Perdamaian Dicabut

- Sabtu, 02 September 2017 12:06 WIB
199 view
Massa Bakar Foto Aung San Suu Kyi, Minta Nobel Perdamaian Dicabut
Merdeka.com
Pesisirnews.com - Massa aksi yang mengatasnamakan Masyarakat Profesional Bagi Kemanusiaan Rohingya melakukan aksi di depan Kedutan Besar Myanmar. Dalam aksinya itu, mereka mendesak rezim militer dan sipil Myanmar untuk menghentikan kekerasan dan genosida pada kaum Rohingya.

"Kami juga mendesak Aung San Suu Kyi agar berusaha keras menghentikan aksi pengusiran dan pembantaian terhadap etnis Rohingya atas dasar persamaan kemanusiaan mereka sebagai makhluk ciptaan Tuhan," kata koordinator aksi, M. Ichsan Loulembah di depan Kedubes Myanmar, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9).

Seperti dilansir dari merdeka.com, aksi tersebut dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. Sekitar pukul 10.45 WIB, massa aksi mencoba memaksa masuk ke dalam Kedubes Myanmar, dengan cara mendorong personel polisi yang berjumlah sekitar 60 orang.

Di depan Kedubes Myanmar, massa sempat membakar beberapa poster dan foto. Salah satu foto yang dibakar adalah sang peraih nobel perdamaian Aung San Suu Kyi. Massa juga membawa poster bertuliskan agar nobel perdamaian yang didapat Suu Kyi pada 1991 dicabut. Sebab, dia dinilai gagal menciptakan perdamaian di negaranya.

Saat massa mulai terlihat rusuh, Kapolsek Menteng AKBP Ronald Purba dan anak buahnya memaksa mundur peserta aksi yang telah menutup sebagian jalan dan juga melakukan pembakaran beberapa poster. "Mundur balik lagi ke belakang kamu semua, kamu udah mengganggu lalulintas," kata Ronald saat memaksa mundur massa aksi, Jakarta Pusat.

Dia mengatakan, sebenarnya massa aksi dilarang melakukan unjuk rasa. Sebab, masyarakat perorangan maupun kelompok tidak boleh melakukan aksi di hari libur. "Ini juga sebenarnya hari libur enggak boleh demo," jelasnya.

Meski sudah dilarang, massa aksi tetap memaksa untuk masuk ke dalam Kedubes Myanmar. Mereka berusaha menyampaikan aspirasinya kepada perwakilan pemerintah Myanmar yang ada di Indonesia. Aksi tak berlangsung lama. Satu per satu massa aksi mulai meninggalkan Kedubes Myanmar. Polisi masih terus melakukan penjagaan sebagai antisipasi ada massa yang coba untuk masuk ke Kedubes Myanmar. 

Sumber Merdeka.com 

SHARE:
beritaTerkait
Kapolsek Tembilahan Hulu Sambangi Kantor Camat, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung, Dukung Swasembada Pangan di Mandah
Pisah Sambut Kapolres Indragiri Hilir, Komitmen Perkuat Sinergi dan Pelayanan kepada Masyarakat
Bupati Herman Apresiasi Tim Penyusunan LKPD, WTP Ke-10 Jadi Bukti Tata Kelola Keuangan Inhil
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
Keributan di Gedung DPRD Riau Jadi Sorotan, PW-IWO Desak Pengusutan Tanpa Kompromi
komentar
beritaTerbaru