Minggu, 12 Juli 2026 WIB

Makan Nasi Kotak, 19 Personil Brimob Polda Riau Keracunan

- Kamis, 26 Mei 2016 06:29 WIB
1.191 view
Makan Nasi Kotak, 19 Personil Brimob Polda Riau Keracunan
Riauterkini.com
Para korban saat dirawat.
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Sebanyak 19 orang anggota Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Riau dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Kartini, Pekanbaru karena keracunan makanan. Tak hanya anggota polisi yang keracunan, empat orang warga sipil ikut menjadi korban, tiga di antaranya adalah anak-anak.

Informasi yang dihimpun riauterkini.com, anggota yang keracunan di antaranya Brigadir Ramadhan, Bharada Ahmad Sofian, Bripka Alfitrayadi, Bharada Irfan, Bripda Mario, Bharada Rafles, Bripka Eko, Brigadir Fery, Bharada Erwandi, Brigadir Sony, Bharada Rahmad Eko, Bharada Dede, Bharada Setiadi. Selanjutnya, Bripka Elson, Aiptu Arpi, Bripka Deny, Bripda Rio,dan Bripda Deri, Aiptu Saham Sihombing. Serta 3 orang anak-anak Randa (12) dan Gosan (13), Satria Prawira (6) dan warga sipil Edi Purwanto.

Insiden keracunan massal itu sendiri berawal ketika para prajurit khusus di kepolisian itu usai melakukan latihan PHH di lapangan markas Satuan Brimob di Jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru, Rabu (25/5/2016) sekira pukul 07.30 WIB. Saat istirahat, para korban menikmati makanan (nasi kotak) yang sudah disediakan.

"Anggota makan nasi kotak yang sudah disediakan pada pukul 12.00 WIB. Tak lama kemudian, mereka merasakan mual, pusing dan muntah," ujar Kasat Brimob Polda Riau, Kombes Pol Pradah saat dihubungi wartawan melalui telepon.

Pradah yang mengaku langsung ikut memantau situasi korban di Rumah Sakit Bhayangkara setelah mendapat perawatan medis, sebagian korban telah diizinkan pulang ke rumah. Kini tinggal 19 orang yang dirawat. "Korban lainnya masih diobservasi," ucapnya.

Menurut Kasat Brimob Polda Riau, anggotanya sudah dua minggu menyantap nasi kotak dari penjual yang sama. Namun, baru hari ini mereka merasakan ada keanehan di makanan tersebut.

"Sebelumnya juga makan nasi kotak dari penyedia yang sama. Kita pesan 200 kotak tapi yang keracunan hanya itu (23 korban). Tadi menurut anggota, rasanya memang agak berbeda," tutur Pradah.

Kasus ini, imbuhnya, sudah diserahkan ke Kepolisian Resort Kota Pekanbaru untuk diselidiki. Sampel makanan dan muntah korban juga sudah dikirim ke laboratorium untuk diteliti.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Personel Brimob Polda Riau Gugur dalam Tugas Usai 3 Pekan Bertarung Padamkan Karhutla di Rokan Hilir
Rayakan HUT Brimob ke-77 di Bali, Kapolri: Semoga Sukses Mengamankan KTT G20
Ferdy Sambo Dibawa ke Mako Brimob, Kadiv Humas: Tunggu Update Timsus Mengenai Statusnya
Tak Terima Dinasehati, 3 Orang Aniaya Anggota Brimob dan Injak Perut Istrinya yang Hamil Tua
Patroli Saat Perayaan Imlek, Batalyon B Pelopor Sat Brimob Berikan Rasa Aman ke Masyarakat
Komunitas Teratai Mitra Bersama dan Brimob Bantu Masyarakat Miskin Terdampak Corona di Tanah Putih
komentar
beritaTerbaru