JEDDAH (Pesisirnews.com) -Putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) telah mengumumkan rencananya untuk melakukan perluasan Masjid Quba Madinah.
Dilansir dari ARAB NEWS Rabu (13/4), tempat ibadah pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW ini nantinya akan bertambah besar sepuluh kali lipat.
Pada 2018, putra mahkota memerintahkan pemugaran 130 masjid bersejarah, yang merupakan bagian dari program revitalisasi nasional pemerintah.
Baca Juga:
MBS percaya pada pentingnya masjid-masjid kuno ini, karena signifikansi agama, sosial, budaya dan arsitekturnya yang kaya. Struktur ini akan mengalami perkembangan terbesar dalam sejarahnya, meluas hingga 50.000 meter persegi.
Dinamai Raja Salman, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masjid menjadi 66.000 jamaah.
Baca Juga:
Area salatnya saat ini adalah 5.000 meter persegi, dengan bangunan dan fasilitas seluas 13.500 meter persegi. Ini memiliki kapasitas total untuk 20.000 jemaah.
Putra mahkota mengatakan rencana itu akan memastikan masjid dapat melayani sejumlah besar jamaah selama puncak musim haji. Ini akan melestarikan gaya arsitektur masjid dan monumen lain yang dekat dengannya.
Halaman yang teduh akan dibangun di empat sisi, yang akan terhubung ke area salat yang secara struktural tidak melekat pada bangunan saat ini.
[br]
MBS mengatakan revitalisasi akan meningkatkan pengalaman kebaktian dan budaya bagi pengunjung.
Ini akan lebih lanjut mengatasi kepadatan peziarah dan meningkatkan keamanan jamaah. Selain itu, sistem jalan akan diubah untuk memberikan akses yang lebih mudah ke masjid.
Sebanyak 57 lokasi, termasuk sumur, ladang dan kebun, akan dikembangkan atau direhabilitasi sebagai bagian dari proyek.
MBS juga memuji Raja Salman atas komitmennya terhadap inisiatif pelestarian ini, yang merupakan bagian dari tujuan dan sasaran Visi Kerajaan 2030.
Selama kunjungannya ke Madinah, putra mahkota berdoa di Masjid Nabawi, termasuk di Rawdah, sebuah area antara Kamar Suci (dikenal sebagai rumah Nabi), dan mimbar (atau mimbar) Nabi.
Dia didampingi Pangeran Faisal bin Salman, Gubernur Madinah, dan beberapa pejabat senior. Dia selanjutanya mengunjungi dan berdoa di Masjid Quba. (PNC)