HKG PKK ke-54 Segera Digelar, Katerina Susanti Matangkan Rangkaian Kegiatan di Inhil
Tembilahan, (11/9/2026) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti H
Artikel
Pesisirnews.com - Di tengah invasi Rusia ke Ukraina, warganet di China dihebohkan dengan tagar "Kucing Rusia dilarang". Tagar tersebut viral di Weibo, sebuah platform media sosial China yang mirip Twitter pada Rabu, dan masih menjadi perbincangan hangat hingga kini.
Weibo menerima lebih dari 118 juta tampilan dalam 24 jam. Topik yang sedang tren juga terdongkrak dengan menerima hampir 170.000 utas topik dalam semalam.
Seperti dilansir dari insider.com, Sabtu (5/3), inti dari semua kehebohan adalah keputusan Fédération Internationale Féline (FiFe) untuk melarang kucing Rusia berpartisipasi dalam pertunjukan kucing internasional.
Baca Juga:
Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, dewan FiFe mengatakan "terkejut dan ngeri" oleh invasi Rusia yang tidak beralasan ke Ukraina dan menyoroti "kehancuran dan kekacauan yang disebabkan oleh tindakan agresi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini."
Fife sebagai federasi organisasi pemelihara kucing dan anggota Kongres Kucing Dunia juga melarang semua jenis kucing di Rusia untuk didaftarkan dalam buku silsilah FiFe di luar negeri.
Baca Juga:
[br]
Kelompok tersebut juga melarang semua kucing milik peserta pameran Rusia untuk diikutsertakan dalam kompetisi pecinta kucing mana pun.
"Dewan FIFe merasa tidak bisa hanya menyaksikan kekejaman ini dan tidak melakukan apa-apa," tulis organisasi itu dalam pernyataannya.
Sebagai tanggapan, pengguna Weibo di China menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap larangan tersebut.
"Apakah kucing, anjing, ayam, babi, dan angsa, memiliki kebangsaan? Apakah kecoak dan serangga memiliki kesetiaan nasional? Apa ini yang dipikirkan oleh Barat!" tulis seorang pengguna Weibo.
"Organisasi ini menggunakan larangan kucing sebagai demonstrasi integritasnya ketika dia sendiri melakukan kejahatan!" kecam pengguna lainnya.
[br]
Kucing Rusia bisa seharga puluhan juta rupiah
Menurut laporan dari Newsweek, beberapa ras kucing Rusia termasuk yang paling mahal di dunia.
Kucing Siberia, misalnya, dapat berharga sekitar $1.000 (Rp 14.383.200) hingga $2.000 (Rp 28.766.400), sedangkan kucing Russian Blue dan Peterbald dapat dijual hingga $3.000 (Rp 43.149.600).
Seperti diberitakan, China menolak untuk mengutuk Rusia atas serangan militernya ke Ukraina. Namun, perusahaan teknologi China telah terbagi dalam tanggapan mereka terhadap invasi Rusia tersebut. (PNC)
Tembilahan, (11/9/2026) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti H
Artikel
Indragiri Hulu Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo meninjau langsung p
Artikel
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi di Jalan Budiman, Gang Silaturahim 1, Kelurahan Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir
Peristiwa
BENGKALIS,Polda Riau bersama jajaran terus memasifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menyasar langsung masyar
Artikel
Pelalawan Polres Pelalawan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Suaka Mar
Lingkungan
Johor Bahru Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memaparkan perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta upaya terpadu penangana
Artikel
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Plh Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, sambut kedatangan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso S
Artikel
Siak Polda Riau memanfaatkan teknologi drone untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Drone tak hanya digunaka
Artikel
TEMBILAHANTim gabungan mengerahkan alat berat ekskavator Komatsu PC200 ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Parit 18, Keluraha
Lingkungan
Tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperkuat kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membu
Lingkungan