Minggu, 16 Agustus 2026 WIB

Ormas Pejuang BRAVO 5 Resmi Buat Laporan Resmi ke Polres Pelalawan, Terkait Ujaran Kebencian Atas Wafatnya Ibunda Presiden Jokowi

Haikal - Sabtu, 28 Maret 2020 11:49 WIB
999 view
Ormas Pejuang BRAVO 5 Resmi Buat Laporan Resmi ke Polres Pelalawan, Terkait Ujaran Kebencian Atas Wafatnya Ibunda Presiden Jokowi
Pelalawan - Pesisirnews. Com - Merebaknya ujaran kebencian di media sosial Facebook terkait wafatnya ibunda Presiden Jokowi beberapa hari yang lalu telah meresahkan berbagai kalangan. Mereka berharap pihak kepolisian segera melakukan tindakan tegas terhadap akun-akun yang dinilai telah menyebarkan ujaran kebencian.

Ketua Ormas Pejuang Bravo 5 Kabupaten Pelalawan, Apul Sihombing SH, MH ketika mendapatkan laporan dari Sekretarisnya Anton Sikumbang terkait beberapa postingan di FB tentang ujaran kebencian langsung beraksi cepat.

"Setelah melakukan konsolidasi dengan beberapa orang pengurus organisasi, akhirnya kita sepakat untuk membuat laporan resmi ke pihak kepolisian agar akun-akun yang menyebarkan ujaran kebencian segera ditindak lanjuti dan diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia". terang Apul.

"Kami berharap pihak kepolisian segera menangkap dan menindak para pelaku yang telah menghina dan memfitnah Jokowi dan ibundanya. Karena itu sudah diluar tindakan kemanusian", ujarnya seusai membuat laporan resmi ke Polres Pelalawan, Jumat (26/03/2020).

Dalam keterangan Pers nya, Apul Sihombing yang juga berprofesi sebagai pengacara berharap kepada pihak-pihak yang tidak menyukai seseorang untuk tidak mengumbar kebenciannya di media sosial, apalagi terhadap simbol-simbol negara seperti Presiden Republik Indonesia.

"Bagaimanapun beliau adalah Presiden kita yang terpilih secara konstitusi dan harus kita hormati. Apalagi saat ini kita sedang berduka dengan wabah virus covid-19 dan meninggalnya ibunda Presiden Jokowi. Semestinya kita sebagai warga negara menunjukan kepedulian kita dengan mengucapkan rasa belasungkawa dan turut berduka cita atas musibah ini, bukan sebaliknya malah menghina, memojokkan dan membuat ujaran kebencian", tutupnya.(Dav)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ini Daftar Hari Libur Keagamaan yang Digeser Pemerintah karena Pandemi Virus Corona
Penting Diketahui: Mengenal Semua Jenis Varian Baru Virus Corona
Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor,Ini Kata Kementerian Kominfo
Kominfo: Aplikasi PeduliLindungi Diunduh 32,8 Juta Orang, Bantu Tracing Penularan Virus Corona
Prof. Nila F. Moeloek: Waspada Virus Corona Varian Delta yang Banyak Menyerang Anak-anak
17 Orang Terjaring Razia Yustisi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Oleh Tim Satgas Covid 19 Inhil,Ini Sanksinya.
komentar
beritaTerbaru