Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
MerantiJajaran Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti bersama Polda Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan inter
Hukrim
SURABAYA-Media massa sedang mendapat undangan peliputan aksi yang digelar Persatuan Aksi Sosial Tuna Netra Indonesia (PASTI). "Mohon diliput, kami akan menggelar aksi di Kantor MUI Jln. Proklamasi Jakarta Pusat dan dilanjutkan ke Komnas HAM menuntut Cawapres Ma'ruf Amin minta maaf atas sebutan 'buta dan budek'. Ini benar-benar menyakitkan kami," demikian undangan yang masuk ke duta.co, atas nama Arif, Ketua PASTI Rabu (14/11/2018).
Menurut Arif, keluarga besar PASTI menyesal sekali dengan ucapan yang dilontarkan seorang Calon Wakil Presiden nomor urut 01. "Sikap kritis orang pinter terhadap Pemerintahan Jokowi sering kami dengar, kami bukan berarti mereka buta dan budek. Kami memang lahir sudah buta. Tapi kami tak buta hati dan tak buta politik. Kami merasakan kehidupan kami semakin terpuruk sejak Jokowi jadi presiden. Kami ingin insan press ikut meliput acara kami, yang berlangsung pukul 11.00-12.00 WIB," jelas Arif.
Seperti diberitakan, kalimat KH Ma'ruf Amin, hanya orang buta dan budek yang tidak bisa melihat prestasi Presiden Jokowi, telah membuat sedih komunitas penyandang disabilitas. Selasa (13/11/2018) kemarin video seorang penyandang tunanetra masih menyasar media sosial.
Baca Juga:
"Yang saya hormati Calon Presiden nomor satu, Kiai Haji Ma'ruf Amin, semoga Allah subhanahu wata'ala memanjangkan umurnya, sehingga beliau Bapak Kiai Ma'ruf Amin masih bisa bertaubat," katanya dengan suara lirih.
Baca Juga:

Pada hari ini, saya selaku penyandang tunanetra sangat tersinggung dengan ucapan Bapak Ma'ruf Amin yang menyatakan, hanya orang budek dan orang buta saja yang tidak bisa mendengar dan tidak bisa melihat prestasi Presiden Jokowi. Sungguh pernyataan ini mengagetkan saya?.," tambahnya.
Sebelumnya, komunitas disabilitas sudah bereaksi terhadap pernyataan Kiai Ma'ruf yang disampaikan dalam acara peresmian posko dan deklarasi relawan yang mengatasnamakan Barisan Nusantara (Barnus) di kawasan Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11) lalu.
Dalam acara itu Kiai Ma'ruf menyindir pihak-pihak yang kerap mengkritik kinerja Presiden Jokowi sebagai orang-orang budek (tuli) dan buta. Forum Tunanetra Menggugat menganggap pernyataan Ma'ruf tersebut telah mencederai perjuangan kaum disabilitas.
"Bagi kami pernyataan Kiai Ma'ruf sangat memprihatinkan. Ketika kita sedang berjuang melawan stigma, justru menjadi objek. Ini juga sangat ironis ketika kita berjuang melawan stigma, justru ada yang mencoba menenggelamkan kita dalam posisi negatif," kata juru bicara Forum Tunanetra Menggugat, Suhendar di kantor kesekretariatan Ikatan Alumni Wyata Guna (IAWG) Bandung, Senin (12/11).
Kiai Ma'ruf dalam rilis yang diterimaCNNIndonesia.com juga telah memberikan klarifikasi atas kata budek dan buta yang ia gunakan. Ma'ruf menyatakan semua yang dia katakan sudah ada di dalam Alquran. Yang dimaksudnya adalah 'ṣummum, bukmun, 'umyun', yang tertera di surat QS al-Baqarah (2):18.
"Artinya orang yang tak mendengar, orang yang tak mau melihat, yang tak mau mengakui kebenaran itu namanya bisu, budek, buta," papar Kiai Ma'ruf.
Tetapi, penjelasan Kiai Ma'ruf ini langsung diluruskan Ketua Barisan Kyai dan Santri Nahdliyin (BKSN), KH Agus Solachul A'am Wahib Wahab. Menurut Gus A'am ayat 'ṣummum, bukmun, 'umyun' itu jauh dari konteks Jokowi. "Inilah mengapa kita minta agar tidak mainan ayat. Bahaya," jelasnya. (duta.co)
MerantiJajaran Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti bersama Polda Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan inter
Hukrim
(Pesisirnews.com)Indragiri Hilir Aparat kepolisian melakukan penyelidikan awal (pulbaket) terkait dugaan kasus bullying terhadap seorang
Peristiwa
Indragiri Hilir Unit Reskrim Polsek Pulau Burung, Polres Indragiri Hilir, berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu d
Hukrim
Indragiri Hilir Dalam upaya meningkatkan akses dan keselamatan masyarakat, khususnya pelajar, Polsek Kempas melaksanakan kegiatan pemban
Artikel
Tembilahan Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, menghadiri Rapat Paripurna ke7 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri
Advertorial
Indragiri Hilir Dalam pelaksanaan Operasi Antik Lancang Kuning 2026, Unit Reskrim Polsek Kemuning, Polres Indragiri Hilir berhasil meng
Hukrim
Indragiri Hilir Dalam pelaksanaan Operasi Antik Lancang Kuning 2026, Unit Reskrim Polsek Kemuning, Polres Indragiri Hilir berhasil meng
Hukrim
Tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla
Lingkungan
Tembilahan, 29 April 2026 Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tembilahan, Indragiri Hilir, Ipda Parna Bonar T. Simarmata, S.H., memimpin l
Artikel
(Pesisirnews.com)Pesan yang disampaikan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, saat melepas keberangkatan Jemaah Haji dari Embarkasi Batam m
Advertorial