Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Bendahara SKPD di Lingkungan Pemda Bengkalis Diminta Berhati-hati

- Minggu, 09 Agustus 2015 19:43 WIB
985 view
Bendahara SKPD di Lingkungan Pemda Bengkalis Diminta Berhati-hati
Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Haroffie.
BENGKALIS, PESISIRNEWS.COM - Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Haroffie mengingatkan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, terutama bendaharawan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk berhati-hati. Pesan serupa juga disampaikannya kepada seluruh masyarakat di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.

Sikap hati-hati itu disampaikan Ahmad Syah, pasalnya tidak tertutup kemungkinan pergantian Bupati Bengkalis dari H Herliyan Saleh kepada dirinya sebagai Penjabat Bupati Bengkalis, dimanfaatkan oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggungjawab untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Adapun modus yang mungkin saja dilakukan oleh oknum-oknum dimaksud, ujar Ahmad Syah, seperti mencatut nama Penjabat Bupati Bengkalis atau mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh maupun Wakil Bupati Bengkalis H Suayatno, untuk meminta ditransferkan sejumlah uang.

Dijelaskan Ahmad Syah, sejauh ini hal itu memang belum ada. Namun tidak tertutup kemungkinan nanti bakal ada oknum-oknum yang demikian. Untuk itu, seluruh pejabat terutama bendaharawan di setiap SKPD dan juga seluruh warganya dimintanya agar waspada. Tidak mempercayainya.

"Jika ada orang yang menelepon minta dikirimkan atau ditransfer sejumlah uang mengatasnamakan untuk Penjabat Bupati ataupun Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis 2010-2015, jangan dilayani. Itu sama sekali tidak benar. Orang tersebut jelas ingin melakukan penipuan," pesan Ahmad Syah, sebagaimana dikutip dan disampaikan Kepala Bagian Humas Johansyah Syafri kepada wartawan, Ahad (9/8/2015).

Diingatkan orang nomor satu di kabupaten yang memiliki 8 kecamatan ini, modus-modus penipuan yang demikian sering terjadi. Seperti dengan memanfaatkan momen-momen kegiatan pergantian pejabat. Tidak terkecuali pergantian Bupati Bengkalis ke Penjabat Bupati Bengkalis yang dilaksanakan di Pekanbaru pada Rabu (5/8/2015) lalu.

"Saya tegaskan baik Penjabat Bupati maupun Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis 2010-2015 tidak pernah menyuruh siapapun dan dengan alasan apapun untuk meminta uang kepada siapapun. Kami sama sekali mentolerir kegiatan penipuan seperti ini. Jika ada yang mendapat telepon seperti itu, catat nomor teleponnya dan segera melapor ke pihak berwajib. Hal itu jelas upaya penipuan," tegas Ahmad Syah. (bud)


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil, Herman Tegaskan SKPD Wajib Siaga, Pemeriksaan Interim BPK Tak Boleh Terganggu
Bupati Inhil Dukung Kafilah pada Malam Pembukaan MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau
Desa Unik Di Provinsi Riau Masuk 75 Besar ADWI( Anugerah Desa Wisata Indonesia) 2023.
Wabup Bengkalis Bagus Santoso Mendapatkan Penghargaan Pejabat Peduli Pelaku Kuliner
Dalam Sepekan Polres Bengkalis Berhasil Bekuk PNS hingga Pelajar yang Terlibat Narkoba
Gila! Pria Asal Mandau Bengkalis Paksa Ibu Setubuhi 2 Anak Kandung dan Lakukan Ritual Biadab
komentar
beritaTerbaru