Minggu, 27 September 2026 WIB

Ucap Tampang Boyolali di Pidatonya, Prabowo Dilaporkan Polisi

- Sabtu, 03 November 2018 13:23 WIB
128 view
Ucap Tampang Boyolali di Pidatonya, Prabowo Dilaporkan Polisi
Liputan6.com

Pesisirnews.com - Tak terima dengan pidato Prabowo Subianto, seorang warga Boyolali bernama Dakun (47) melaporkan calon presiden nomor urut 02 itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Pelaporan itu buntut dari pidato Prabowo di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa 30 Oktober 2018 lalu.

Dalam laporan itu, yang tertuang bernomor : LP/6004/XI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 2 November 2018, Dakun tersinggung dan terhina lantaran Prabowo berkata soal 'tampang Boyolali'. Ia merasa ucapan Prabowo melecehkan dan seolah-olah menyatakan warga Boyolali miskin dan tidak pernah masuk mall dan hotel.

Baca Juga:

"Itu terkesan miskin dan tidak pernah masuk mall atau hotel. Padahal, yang namanya hotel di Jakarta ini saya sendiri contohnya sering (ke hotel dan mall)," kata Dakun di Polda Metro, Jumat 2 November 2018 malam.


Baca Juga:

Kehangatan Prabowo Subianto Saat Hadiri Rakernas LDII

Katanya, tak sedikit tokoh dan pahlawan di Indonesia berasal dari Boyolali. Meski bercanda, Dakun merasa perkataan Prabowo tak layak diucapkan apalagi oleh seorang calon presiden.

"Seharusnya seorang Prabowo yang calon presiden atau calon yang lain harus menyejukan apalagi sekarang lagi didengung-dengungkan masalah kampanye damai, harus bisa menyejukan hatilah, gitu," tegasnya.

Pasal untuk Prabowo

Dalam laporan itu, Dakun membawa bukti-bukti berupa video pidato Prabowo, beberapa screenshot pemberitaan, pun transkrip pidato Prabowo. Prabowo pun diancam Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45A ayat 2 UU RI Nomor 19 tentang ITE dan atau Pasal 4 huruf b angka 2 Juncto Pasal 16 UU RI Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 156 KUHP.

"Saya nggak suka dengan kaya-kaya gitu. Saya mengharapkan damai saja. Nggak usah mancing-mancing. Ya sekalipun mau ngomong gitu tapi yang jelas jangan menyinggung orang Boyolali yang tampangnya miskin, nggak usah lah," pungkasnya.


Sumber Liputan6.com 

SHARE:
beritaTerkait
Tim KKP Evakuasi Diduga Bangkai Paus di Perairan Sungai Bahale Mandah
Warga Temukan Jenazah Pria di Dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang
Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
komentar
beritaTerbaru