Jumat, 25 September 2026 WIB

Gatot Nurmantyo Putuskan Tidak Hadir di Pertemuan VEOs Sampai Ada Klarifikasi Resmi Pemerintah AS

- Minggu, 22 Oktober 2017 19:27 WIB
749 view
Gatot Nurmantyo Putuskan Tidak Hadir di Pertemuan VEOs Sampai Ada Klarifikasi Resmi Pemerintah AS
Kolonel Inf Bedali Harefa Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto/Tribunnews.com

Jakarta, Pesisirnews.com - Pihak TNI masih menunggu respon Pemerintah Amerika Serikat terkait penolakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memasuki wilayah hukum AS menghadiri acara pertemuan para pejabat angkatan bersenjata se-Asia Pasifik Chiefs of Defence Conference on Country Violent Extremist Organizations ( VEOs) di Washington DC selama dua hari pada 23 dan 24 Otober 2017.

Penolakan itu datang dari US Custom n Border Protection tanpa ada penjelasan mengenai alasannya.

"Pihak TNI masih menunggu atas insiden ini mengingat kunjungan ini adalah atas undangan dan atas hubungan baik Panglima TNI dengan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Wuryanto dalam jumpa pers di kantor Panglima TNI di Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, MInggu (22/10/2017) sore.

Baca Juga:

Atas penolakan ini, Panglima TNI menyatakan tidak akan hadir di pertemuan tersebut.

"Panglima TNI memutuskan tidak akan menghairi undangan acara.. sampai ada penjelasan resmi dari Pemerintah Amerika Serikat. Sampai hari ini belum ada balasan maupun penjelasan dari (Pemerintah) Amerika Serikat," lanjut Mayor Jenderal Wuryanto.

Baca Juga:

Pasca penolakan tersebut, Gatot Nurmantyo melalui ajudan sudah melapor ke Presiden, Menteri Luar Negeri dan Menko Polhukam.

Apa tanggapan dari Presiden? "Belum ada."

Soal kenapa penolakan itu disampaikan via maskapai Emirates, Mayor Jenderal Wuryanto mengatakan, "Kita sedang meminta penjelasan."

Dia menegaskan, selama di AS tidak ada agenda lain dari Jenderal Gatot Nurmantyo di luar menghadiri pertemuan tersebut.

Pertemuan ini dihadiri sekiar 78 pejabat angkatan bersenjata se-Asia Pasifik.

"Hubungan Panglima TNI dengan Panglima Angkatan Bersenjata AS sangat baik. Panglima TNI terakhir kali ke Amerika Serikat bulan Februari 2017 dan tidak ada masalah, atas undangan Panglima Angkatan Bersenjata AS juga," ungkap Mayor Wuryanto.

Terkait hal ini, Kedutaan Besar RI di Washington DC telah mengirim nota diplomatik ke Pemerintah Amerika Serikat terkait dengan penolakan US Custom n Border Protection terkait rencana keberangkatan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke AS menghadiri acara Chiefs of Defence Conference on Country Violent Extremist Organizations ( VEOs).

Jenderal Gatot Nurmantyo sedianya menghadiri acara VEOs di Washington DC yang akan digelar dua hari pada 23 dan 24 Otober 2017 di Washington DC. 

Gatot dan istri semula akan terbang ke AS pada Sabtu (21/10/2017) lalu menggunakan maskapai penerbangan Emirates dengan pesawat Emirates nomor penerbangan EK 0357, Sabtu, tanggal 21 Oktober 2017 pukul 17.50 WIB ke acara tersebut atas undangan Panglima Angkatan Bersenjata AS Joseph F Dunford Jr. dan sudah mengurus visanya.

Sumber Tribunnews.com

SHARE:
beritaTerkait
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir
Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi
Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat
komentar
beritaTerbaru