Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka
Pelalawan Polres Pelalawan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Suaka Mar
Lingkungan
Pesisirnews.com - Mungkin karena ini bisa membuat rating naik.
Mengenalkan sebuah produk agar menjadi barang yang laku tentu sangat penting dalam hal pemasaran. Saking pentingnya, tidak jarang sebuah peragaan perlu dilakukan untuk menunjukkan tentang bagaimana kualitas suatu produk dan bagaimana produk tersebut bermanfaat bagi calon konsumen.
Untuk menunjukkan kualitas suatu produk, pemasar kadang tidak ragu untuk memukul bahkan membanting produk tersebut untuk menunjukkan bahwa barang yang dia tawarkan memang memiliki kualitas terbaik dan tidak mudah rusak.
Baca Juga:
Sayangnya kadang tidak semua peragaan untuk menunjukkan kualitas suatu produk bisa berjalan dengan lancar. Bahkan ada satu di antaranya bisa dibilang menjadi salah satu peragaan produk terburuk yang pernah ada.
Dilansir dari Line Today, salah satunya adalah yang dilakukan oleh Fauziah Gous, yang memperagakan sebuah produk yang di promosikan di sebuah stasiun TV Malaysia. Bagaimana tidak, sebuah produk yang dia bilang tidak akan pecah, ternyata yang terjadi malah sebaliknya.
Baca Juga:
Peristiwa itu terjadi ketika Fauziah mendemonstrasikan merek alat makan populer yang konon terbuat dari tempered glass yang diklaim tidak akan pecah. Namun, ketika ingin membuktikan kekuatan produk tersebut, Fauziah menjatuhkannya ke lantai.
Namun, alih-alih tetap utuh setelah terjatuh, piring tersebut justru malah hancur berantakan. Tidak ada tanda-tanda sama sekali jika produk tersebut anti-pecah dan tahan lama.
Yer. Takkan pecah yer anak2. 😝 pic.twitter.com/F2EblxLBBj
— Mighty Choco (@DrHasif) June 20, 2019
Peristiwa yang menggemparkan itu dibagikan ke Twitter oleh @DrHasif, sambil menyematkan pesan nada bercanda yang berbunyi: "Ini tidak akan pecah ya, anak-anak."
Untuk meredakan kecanggungan yang diakibatkan oleh pecahnya "piring anti-pecah" tersebut, seorang pembawa acara yang lain datang mendekati Fauziah dan mengatakan jika itu mungkin adalah piring yang telah dilempar beberapa kali.
"Saya pikir itu yang sudah dilemparkan beberapa kali," katanya seperti yang terekam dalam video.
Video tersebut kini telah mendapatkan lebih dari 28 ribu retweets, 12 ribu likes, dan lebih dari 200 tanggapan.
Menanggapi tweet itu, seorang netizen mengatakan jika peristiwa itu bukan satu-satunya kegagalan dalam sebuah acara peragaan suatu produk.
Sementara itu, beberapa netizen mengomentari reaksi rekan pembawa acara yang sempat menutup wajahnya, seolah-olah dia sudah tahu apa yang akan terjadi. Netizen itu menulis, "Seolah-olah dia tahu apa yang akan terjadi."
Ini mungkin menjadi sebuah acara peragaan sebuah produk yang pernah disiarkan di sebuah stasiun TV. Dan tidak diragukan lagi jika peristiwa ini telah menunjukkan kegagalan untuk membuat orang-orang percaya jika piring mereka memang anti-pecah.
Kendati demikian, seiring dengan viralnya video tersebut di media sosial, tentu akan semakin banyak orang yang akan mengenal merk mereka.(dan)
Pelalawan Polres Pelalawan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Suaka Mar
Lingkungan
Johor Bahru Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memaparkan perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta upaya terpadu penangana
Artikel
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Plh Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, sambut kedatangan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso S
Artikel
Siak Polda Riau memanfaatkan teknologi drone untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Drone tak hanya digunaka
Artikel
TEMBILAHANTim gabungan mengerahkan alat berat ekskavator Komatsu PC200 ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Parit 18, Keluraha
Lingkungan
Tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperkuat kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membu
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan
Siak Polda Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyusul munculnya hotspot dalam jumlah cukup tin
Lingkungan
PEKANBARU Viral di media sosial berujung ke ranah hukum. Polres Kuantan Singingi (Kuansing) menetapkan PS sebagai tersangka dalam perkara
Hukrim