Jumat, 24 April 2026 WIB

Rizal Ramli: Pemerintah Satu Hari Utang Baru Rp 1,24 Triliun

- Rabu, 30 Januari 2019 00:16 WIB
642 view
Rizal Ramli: Pemerintah Satu Hari Utang Baru Rp 1,24 Triliun
Foto: Rizal Ramli saat diskusi bertema 'Jokowi Raja Impor'? di kantor Seknas Prabowo-Sandi. (Eva-detikcom)
Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli, kembali menyinggung utang pemerintah dalam pidatonya. Kali ini dalam diskusi bertajuk 'Jokowi Raja Impor?' di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Rizal bicara utang baru pemerintah.

"Ini pemerintah satu hari utang baru Rp1,24 triliun, satu hari loh, masih ada nih berapa bulan lagi, 100 hari lagi, kaliin aja tuh," ujarnya dalam diskusi 'Jokowi Raja Impor?' di Kantor Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Jl. HOS. Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).

Bukan itu saja, Rizal juga mengkritik bunga surat utang pemerintah yang 8,5%, paling tinggi di kawasan Asia-Pasifik.

"Jadi, pemerintah ini prioritasnya bikin senang petani di Thailand, Vietnam, petani garam di Australia yang kasih utang ke Indonesia bunganya 8,5%, paling tinggi di kawasan Asia Pasifk, kalau negara lain yang bukin surat utang bunganya hanya 5-6%," terang ekonom senior itu.

Sehingga, kata Rizal, uang negara bisa habis untuk membayar utang. Belum lagi dengan bunganya. Ia mengandaikan uang sebesar itu mestinya digunakan untuk membuat lahan baru yang bisa memperkerjakan para petani Indonesia.

"Coba bayangkan itu prioritasnya, utang setiap hari bayar bunganya berapa, padahal kalo kita pake itu bikin sawah ladang tebu, ladang jagung jutaan rakyat kita bekerja," katanya.

"Padahal dengan Rp 1 triliun kita bisa bikin itu tadi sawah baru, lebih malah nggak sampai segitu. Bayangkan lapangan pekerjaan yang bisa dibuka dengan 1 juta sawah baru, setengah juta hektar tebu, 1 juta kebun jagung. Daripada uangnya untuk bayar utang," lanjutnya.

Ia menegaskan Jokowi tidak bisa menyelesaikan masalah di sektor ekonomi. Jokowi menurutnya, selalu berpidato tentang kedaulatan pangan, tapi tidak ada hasil.

"Mas Jokowi who are you working for? Kerja buat siapa ? Kerja buat petani di luar negeri. Dan mohon maaf jangan ulangi lagi slogan atau pidato soal kedaulatan pangan. Karena dalam empat tahun bapak presiden tidak mampu, justru malah sebaliknya yang terjadi. Lebih bagus nggak bikin apa-apa 3 bulan lagi," tuturnya.

Sumber
: Detik
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Kapolri Flag Off Riau Bhayangkara Run 2025
Sambangi Ponpes Ustaz Abdul Somad, Kapolri Sampaikan Pesan Bersatu dalam Keberagaman
Bupati Inhil Tinjau Hewan Kurban Bantuan Presiden dan Gubernur, Siap Berlebaran Bersama Masyarakat di Sungai Guntung
Berkah Ramadhan, Keluarga Besar TNI dan Polri di Tembilahan Bagikan Takjil Gratis
Terkait 3 Kasus Dugaan Korupsi, Kortas Tipikor Polri Mulai Periksa Pejabat PLN Pusat
komentar
beritaTerbaru