Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Setelit NOAA Deteksi 18 Titik Api di Dumai

- Senin, 15 Agustus 2016 16:25 WIB
557 view
Setelit NOAA Deteksi 18 Titik Api di Dumai
Illustrasi
DUMAI - Kepala BPBD Dumai Tengku Izmet menyebutkan berdasarkan data pemantauan satelit NOAA ditemukan 18 titik api kebakaran hutan lahan di sejumlah kecamatan dan kini masih dipadamkan.

Menurutnya, kemunculan titik api dalam beberapa hari terakhir terus mengalami peningkatan akibat selain kondisi cuaca panas juga ada yang sengaja membakar.

"Petugas gabungan masih bekerja keras memadamkan api kebakaran lahan di 18 titik api yang terpantau satelit," kata Tengku Izmet, kepada awak media di Dumai, Senin (15/8/16).

Dikatakannya, titik panas kebakaran lahan terpantau satelit berlokasi di Kecamatan Medang Kampai, Dumai Selatan, Bukit Kapur dan Sungai Sembilan.

Lahan terbakar yang telah menyebabkan muncul kabut asap pada pagi hari itu, lanjut dia, merupakan milik masyarakat dan tidak ada perusahaan, terdiri lahan kosong dan areal perkebunan.

"Upaya penanggulangan api terkendali sulitnya mencari sumber air karena saat ini cuaca panas dan menyebabkan kekeringan," kata dia lagi.

Untuk pemadaman api, dilakukan petugas gabungan dari berbagai instansi, yaitu TNI Polri, Polhut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Manggala Agni dan aparatur kecamatan kelurahan serta menggerakkan keterlibatan masyarakat peduli api.

Api yang membakari lahan sejauh ini, diakui dia masih belum dikendalikan karena terkendala sumber air untuk pemadaman dan keterbatasan menembus medan terbakar karena cuaca panas dan terik di Dumai.

Sumber: Riauterkini.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hadir dan Ramaikan, Polres Inhil Gelar Karhutla Fun Run 2025
Kapolres Inhil Ikut Turun Kelokasi Kebakaran Hutan Di Kempas
Pemkab Inhil dan Kodim 0314/Inhil Gelar Sosialisasi untuk Mengantisipasi Terjadinya Karlahut
Ingatkan Tidak Bakar Lahan, Babinsa Koramil 02/TP Kembali Patroli dan Sosialisasi Karlahut
Pantau Karlahut, Babinsa Koramil 02/TP Kembali Patroli dan Sosialisasi
Danporamil 02/TP Kembali Pimpin Patroli Karlahut dan Komsos Prokes
komentar
beritaTerbaru