Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Terkait Rencana Pemekaran Rohil, ini Tanggapan tokoh Adat Melayu

- Minggu, 01 Mei 2016 10:41 WIB
1.565 view
Terkait Rencana Pemekaran Rohil, ini Tanggapan tokoh Adat Melayu
Foto: samsul
Tokoh Lembaga Adat Riau, H Syafrizal
PESISIRNEWS.COM, BAGANSINEMBAH - Tokoh Lembaga Adat Melayu Riau, Kecamatan Bagansinembah, H Syafrizal mengatakan, dirinya berpendapat apa yang dilakukan oleh orang-orang pintar yang ada di Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah untuk Pemekaran Kabupaten Rokan Hilir cukup bagus.

"Dan saya yakin, semua nya bertujuan baik. Namun, harus dilihat dari segala sisi dalam sebuah pementukan Kabupaten maupun Kota" katanya.

Menurut tokoh Lembaga Adat ini, apa dampaknya untuk kepentingan masyarakat yang selama ini sudah sering dibingungkan dengan sistim pemerintahan dan politik yang ada.

"Untuk itu mari kita lihat  jika saat ini kita membentuk "KOTA" maka imbasnya kepada masarakat seperti apa?. Yaitu, dilihat dari aspek struktur pemerintahan, di wilayah kota tentunya harus berbentuk Kecamatan dan Kelurahan, Desa secara otomatis akan di jadikan Kelurahan" ujarnya.

Sedangkan di wilayah Kabupaten terdapat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa di Kabupaten. Desa merupakan daerah otonom tersendiri, sehingga desa memiliki anggaran desa yang berdampak baik terhadap masyarakat itu sendiri.

"Sebagaimana yang kita rasakan saat sekarang ini ada namanya bantuan ADD, DD dan APBD Rohil, Provinsi Riau maupun pusat. Sementara jika kota di bentuk daerah Otonomi Desa akan dihapuskan" katanya.

Sementara itu, dari aspek sosial budaya, penduduk kota memiliki tingkat pendidikan yang lebih baik, agar bisa menciptakan sumber daya,  penghasilan dan lain sebaginya. Dengan begitu, Kota tersebut bisa mandiri. Sedangkan dari aspek mata pencaharian  penduduk Kabupaten umumnya bergerak di bidang Pertanian atau bersifat Agraris, sementara penduduk perkotaan bergerak dalam bidang perdagangan dan jasa.

"Kesimpulan saya selaku Tokoh Lembaga Adat Melayu Riau, kalau kota yang akan terbentuk maka kita siap-siaplah akan diminta pungutan tambahan, parkir naik urusan administrasi naik dan lain sebagai nya" ungkapnya.

Intinya, lebih mendukung ke Pemekaran Kabupaten dan bukan Kota.

"Seperti pementukan Kabupaten Kubu Rokan dan Rokan Tengah. Itu pengusulan nama Kabupaten dan bukan kota. Yang jelas kita ingin daerah itu maju. Dan juga desa dapat terus menikmati program bantuan desa, dengan begitu desa semakin maju dan di tambah lagi dengan pemekaran Kabupaten" pungkasnya (Sam)

Ikuti Terus Perkembangan Berita Ini. Silahkan Klik DISINI / DISINI

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Masyarakat Desa Sekayan Apresiasi Polres Inhil atas Keberhasilan Ungkap Kasus Narkoba
Listrik Resmi Mengalir di Pelangiran Kecil dan Teluk Bunian, Warga Akhirnya Rasakan Terangnya Setelah Puluhan Tahun
Rencana Pemekaran Kabupaten Inhil Dibahas dalam Temu Ramah Bersama Pj Gubernur Riau
Erisman Yahya Tinjau dan Apresiasi Hasil Proyek Jalan di Desa Pengalihan
Penjabat Bupati Indragiri Hilir Tekankan Netralitas ASN dan Pendamping Desa dalam Pilkada 2024
Pj Bupati Inhil Yang Diwakili Tantawi Jauhari Buka Workshop Pengelolaan Keuangan Desa
komentar
beritaTerbaru