Senin, 20 April 2026 WIB

Keanehan Anggaran Pengelolaan Sampah Rp53 Miliar

- Rabu, 02 September 2015 16:08 WIB
420 view
Keanehan Anggaran Pengelolaan Sampah Rp53 Miliar
Dian Sukheri
PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM  - Adanya anggaran multy years (MY) pengelolaan sampah di APBD Perubahan Tahun 2015 dan APBD Murni 2016 mendatang dianggap aneh dan tidak lazim oleh DPRD Pekanbaru.

"Ini agak aneh dan tidak lazim dianggarkan di pertengahan tahun anggaran, mengapa tidak dari awal tahun anggaran dimasukkan," kata Anggota DPRD Kota Pekanbaru Dian Sukheri SIp, Rabu (2/9/2015).

Untuk itu, kata Politisi PKS ini, dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD yang digelar Selasa kemarin, dirinya meminta kepada pimpinan DPRD agar pemerintah mengekspose kegiatan ini terlebih dahulu sebelum ada kesepakatan dalam rapat paripurna nanti. "Setelah ekspose baru kita akan menentukkan sikap apakah ini bisa di-multiyears-kan atau tidak," ujarnya.

Dian juga mengatakan bahwa Proyek MY diatur dalam Permendagri No 21 tahun 2011, bahwa Multi Years ini bersamaan dengan penandatangan MoU-  KUA PPAS dan harus mendapat persetujuan dari seluruh anggota DPRD. 

"Jadi tidak cukup hanya di Badan Anggaran saja, semua anggota dewan harus mengetahuinya," ujar Dian.

Dilanjutkannya bahwa DPRD juga harus mengetahui dampak dari pengelolaan sampah oleh pihak ketiga ini karena selama ini sampah dikelola oleh RW, LPM dan Kantor Lurah bagaimana nasib mereka nanti jika sudah dikelola pihak ketiga. "Karena dampak semua ini muaranya pasti ke DPRD juga," ujar Dian.

Ketika disinggung bahwa anggaran Rp53 miliar itu hanya untuk 8 kecamatan dan 4 kecamatan lagi ditanggung DKP, Dian kaget dan merasa bertambah heran. "Wah, ini tambah heran lagi kita, mengapa tidak langsung 12 kecamatan saja. Makanya kita minta Pemko ekspose dulu biar semua jelas," tuturnya.

Menurut Dian, masalah anggaran sebetulnya tidak menjadi masalah asal persoalan sampah di Pekanbaru selesai dan masyarakat tidak lagi mengeluh terkait persoalan sampah ini.

"Berapa besar pun anggaran itu kita setujui asalkan benar-benar menyelesaikan masalah sampah," pungkasnya. (rik)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
PJ Bupati Erisman Yahya buka Seminar Peranan Ibu-Ibu dalam Mengatasi dan Mengelola Masalah Sampah Rumah Tangga
Kota Padang Beri Insentif Rp 100 Ribu Buat yang Videokan Pelaku Pembuang Sampah Sembarangan
Alumni Akabri 1987 Ditetapkan Polda Riau sebagai Tersangka Pengelolaan Sampah
Tersangkut Masalah Sampah, Kadis LHK Pekanbaru Dicopot dari Jabatan
Cawabup Bengkalis Bagus Santoso: Sampah dapat Menjadi Komoditi Pendapatan Warga
Polres Inhil akan Ungkap Pelaku Pembuangan KIS di Tong Sampah
komentar
beritaTerbaru