Kamis, 21 Mei 2026 WIB

Ini Alasan Seks Menyakitkan Bagi Pria

Haikal - Rabu, 15 September 2021 23:45 WIB
890 view
Ini Alasan Seks Menyakitkan Bagi Pria
Foto: iStockphoto/Pitiphothivichit
PESISIRNEWS.COM- Tak hanya wanita, seks pun bisa menimbulkan rasa sakit buat pria. Namun dibanding dengan wanita, hanya sedikit pria yang melaporkan rasa sakit usai berhubungan seks.
Sebuah analisis yang diterbitkan di Journal of Sexual Medicine menemukan sebanyak 30 persen wanita mengaku merasakan sakit akibat penetrasi vagina (vaginal intercourse), sedangkan 72 persen merasakan sakit saat penetrasi anal seks (anal sex).[adnow]
Namun pada pria, 'hanya' 7 persen yang merasakan sakit saat penetrasi vagina dan 15 persen saat penetrasi anal.[adsense]
"Kami mengamati banyak pria merasakan sakit selama berhubungan seks. Dengar, apapun yang mendistraksi selama sesi keintiman seksual sangat mengganggu," ujar Irwin Goldstein, direktur kesehatan seksual di Alvaro Hospital, San Diego, seperti dikutip Health.[br]
Berikut deret penyebab rasa sakit yang bisa dialami pria selama hubungan seks.
1. Infeksi
Infeksi termasuk infeksi penyakit menular seksual (PMS) membuat seks terasa menyakitkan buat pria. Sebagaimana dilansir Insider, infeksi ini contohnya herpes yang membuat kulit penis jadi meradang dan sensitif.
Sementara itu infeksi juga bisa terjadi akibat jamur meski tidak begitu umum. Infeksi jamur mengakibatkan gatal hingga bengkak pada penis dan anus.
Menurut Abraham Morgentaler, anggota American Sexual Health Association, ini bisa terjadi saat permukaan kulit penis dalam kondisi lembap dan bercampur sisa urin. Jamur menyukai kondisi demikian.[adnow]
2. Penyakit peyronie
Penyakit ini disebabkan jaringan parut atau plak yang berkembang di bawah kulit penis. Saat ereksi, aliran darah fokus mengisi penis, menjadikannya lurus dan keras.
Namun keberadaan plak membuat jaringan sulit meregang. Aliran darah pun terus mengisi penis sehingga penis seolah bengkok.[adsense]
Dalam kondisi demikian, penetrasi akan terasa menyakitkan buat pria maupun wanita. Menurut David Samadi, direktur urologi di Lenox Hill Hospital, kondisi ini umumnya dialami pria usia 50 tahun ke atas.
Penyebab kemunculan plak pun belum diketahui pasti, tapi ada yang menyebut kemungkinan plak terbentuk akibat cedera.[br]
3. Prostatitis
Jika rasa sakit timbul saat ejakulasi, pria patut curiga dengan prostatitis atau radang prostat. Prostat merupakan bagian organ reproduksi pria yang membantu produksi air mani.
Tidak hanya saat ejakulasi, rasa sakit dan sensasi terbakar bisa timbul saat buang air kecil.
4. Kelainan bentuk penis
Trauma, cedera juga riwayat infeksi pada penis membuat pengalaman seks jadi menyakitkan. Menurut laporan NY Daily News, Samadi menjelaskan ada kondisi yang membuat bentuk penis tidak normal seperti hipospadia. Kondisi ini merupakan cacat lahir di mana lubang uretra berada di bawah penis.
Kemudian ada kondisi frenulum pendek atau ketat. frenulum adalah pita kulit bagian bawah penis yang menambatkan kepala penis ke kulup (jaringan yang bisa dihilangkan saat sunat).[adnow][adsense]
Frenulum pendek dan ketat (frenulum breve) bisa menyulitkan pria menarik kembali kulupnya. Saat ereksi, pita kulit yang kencang bisa memiringkan kepala penis sehingga terasa sakit.[br]
5. Priapismus
Priapism atau priapismus merupakan kondisi ereksi berkepanjangan dan berlangsung lebih dari 4 jam tanpa ada gairah seksual.
Jika tidak segera diatasi, ini akan sangat menyakitkan dan mengakibatkan masalah dalam kehidupan seksualnya. Priapismus bisa menyulitkan pria untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi.
6. Alergi kondom
Permasalahan di area kulit penis dan area kulit sekitarnya bisa memicu rasa sakit saat berhubungan seks. Reaksi alergi atau dermatitis kontak menimbulkan kondisi kulit gatal, kemerahan. Biasanya alergi terjadi saat bahan kondom tidak cocok di kulit. Kondom lateks umumnya disalahkan untuk kasus ini.[adnow]
Akan tetapi dalam kasus lain, bukan kondom lateks yang jadi masalah melainkan benzocaine atau sejenis obat yang mampu meningkatkan 'ketahanan' performa.[adsense][br]
7. Kecemasan
Masalah psikologis pun memicu pengalaman seks yang menyakitkan. Masalah perkawinan, stres pekerjaan, cemas, tidak nyaman membuat rasa sakit di area genital meningkat.[adnow]
"Itu tidak berarti bahwa rasa sakit itu fiktif. Itu hanya berarti bahwa area tubuh itu sangat rentan terhadap stres," kata Jeanette Potts, salah satu pendiri Vista Urology and Pelvic Pain Partners, San Jose.[adsense]
Goldstein menambahkan rasa sakit tanpa penyebab medis yang jelas juga dialami pria yang memiliki pengalaman pelecehan atau pemerkosaan. Ini biasa disebut PTSD atau Posttraumatic stress disorder. Efek dari kejadian traumatik terekam jelas di otak dan bermanifestasi menjadi rasa sakit di area genital.(CNNIdonesia)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jajaran Polres Inhil Bagikan Bantuan Paket Sembako dan Nasi Kotak Untuk Penjaga Masjid Di Tembilahan
7 Orang Pelanggar Prokes Di Tembilahan Sidang Di Tempat
Wakil Ketua DPRD DR H Maryanto SE Pimpin Rapat Paripurna Ke 14
Terkait Pemabakaran Mimbar Mesjid Menkopolhukam Mahfud MD,Ingatkan Aparat Kepolisian Tidak Terburu Buru Pelaku Dinyatakan Ganguan Jiwa
Dari Monev KI Riau: Kabupaten Inhil Perkuat PPID Desa dengan Perda
Ini Kisah Pentolan Preman Tak Bisa Mati,Kini Belajar Ke Jalan Yang Baik
komentar
beritaTerbaru