Selasa, 20 Oktober 2026 WIB

Ditemukan 50 Hotspot, Kabut Asap Tembilahan Makin Pekat

- Selasa, 01 September 2015 07:44 WIB
1.008 view
Ditemukan 50 Hotspot, Kabut Asap Tembilahan Makin Pekat
Ilustrasi
TEMBILAHAN, PESISIRNEWS.COM-Masyarakat Kabupaten Inhil diimbau agar tingkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan, baik itu untuk membuka lahan baru ataupun membersihkan lahannya, karena ditemukan 50 titik api di Inhil.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil, Encim Kamal melalui Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan, Ardhi Yusuf terkait semakin meningkatnya jumlah hotspot (titik api) yang ditemukan dibeberapa wilayah di Kabupaten Inhil.

Dikatakannya, berdasarkan pantauan Satelit Terra dan Aqua dari Sipongi.menlhk.go.id pada Minggu (30/8) kemarin, jumlah titik api yang ditemukan di Kabupaten Inhil kembali mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni mencapai 50 titik api.

"Jumlah ini sangat jauh meningkat jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, yang hanya ditemukan 9 titik api, di enam kecamatan di Kabupaten Inhil," tutur Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan, Ardhi Yusuf, Senin pagi (31/8).

Dijelaskan Ardhi, munculnya titik api tersebut dikarenakan kebakaran hutan dan lahan yang kebanyakan dilakukan secara sengaja oleh masyarakat. Oleh karena itu, kondisi tersebut harus segera diantisipasi oleh semua pihak, terutama masyarakat setempat. Sehingga titik api yang ditemukan saat ini dapat segera diminimalisir, agar tidak semakin meningkat jumlahnya.

"Untuk mengantisipasi meningkatnya titik api ini, kita juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, yang salah satunya dengan memberikan imbauan kepada masyarakat yang berkebun dan berladang, untuk tidak melakukan pembakaran lahan, sebab resiko yang ditimbulkan sangat besar," terangnya.

Adapun wilayah yang paling banyak ditemukan titik api, yaitu di Kecamatan Kempas dan Gaung yang masing-masingnya terdapat 18 dan 16 titik api. Kemudian, disusul Kecamatan Mandah 10 titik, GAS 4 titik serta Kecamatan Tempuling dan Kemuning masing-masing dengan 1 titik api. (Adv/zul).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hotspot Terpantau, Polisi Tangkap Pria Diduga Membakar Lahan di Kateman
Polda Riau Tangani 55 Kasus Karhutla, 55 Orang Jadi Tersangka
Cegah Karhutla, Polda Riau Masifkan Sosialisasi hingga Pasar dan Permukiman
Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
komentar
beritaTerbaru