Jumat, 18 September 2026 WIB

Teroris Wina Terkonfirmasi sebagai Radikalis Pendukung ISIS

- Selasa, 03 November 2020 22:56 WIB
704 view
Teroris Wina Terkonfirmasi sebagai Radikalis Pendukung ISIS
Kujtim Fejzulai (20) seorang pelaku teror Wina yang tewas dihajar peluru polisi Austria. (Kredit Foto: AP)

WINA, Pesisirnews.com - Penyerangan membabi buta terhadap penduduk di Ibu Kota Austria, Wina, pada Selasa (3/11/2020) malam waktu setempat, menyebabkan lima orang tewas, termasuk seorang penyerang, dan 17 lainnya terluka.

Baca juga: Video: Serangan Teroris Disekitar Rumah Ibadah Yahudi di Wina Tewaskan 2 Orang, Belasan Terluka

Pihak keamanan Austria di hari yang sama telah mengidentifikasi seorang penyerang yang ikut tewas dihajar peluru polisi ketika melakukan pembantaian di jantung kota Wina tersebut.

Baca Juga:

Pihak berwenang mengatakan bahwa penyerang yang tewas adalah seorang pria Muslim berusia 20 tahun yang memiliki dwikewarganegaraan Austria-Makedonia.

Teroris muda itu bernama Kujtim Fejzulai. Dia sempat dijatuhi hukuman 22 bulan penjara pada April 2019 karena mencoba melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok ISIS.

Baca Juga:

Fejzulai yang memiliki keyakinan teror sebelumnya diberikan pembebasan lebih awal pada bulan Desember di bawah hukum remaja Austria.

Menteri Dalam Negeri Karl Nehammer mengatakan kepada AP bahwa penyerang yang tewas berasal dari negara Balkan di Makedonia Utara. Dia sebelumnya dihukum berdasarkan undang-undang Austria yang menghukum siapa saja yang terlibat, atau tergabung dalam keanggotaan organisasi teroris.

[br]

Sementara itu Kanselir Austria, Sebastian Kurz mengatakan bahwa dipastikan bahwa serangan kemarin jelas merupakan serangan teror dari seorang penganut Islam.

"Itu adalah serangan karena kebencian - kebencian terhadap nilai-nilai fundamental kita, kebencian terhadap cara hidup kita, kebencian terhadap demokrasi kita di mana semua orang memiliki hak dan martabat yang sama,” ujarnya.

Pasca kejadian, pihak berwenang Austria terus mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap bahaya yang masih mengintai dari seorang teroris yang berhasil melarikan diri. Sekitar 1.000 petugas polisi disiagakan untuk berjaga-jaga di Kota Wina.

Orang-orang di Wina diminta untuk tetap tinggal di rumah dan anak-anak untuk sementara waktu diliburkan dari sekolah.

Sedangkan mengenai rekaman video yang beredar di media sosial, yang menunjukkan seorang pria bersenjata berjalan dan terlihat menembaki orang secara acak belum diverifikasi untuk memastikan apakah orang yang merekam adalah individu yang sama di setiap video, dan merupakan bagian dari teroris yang berhasil meloloskan diri.

Sumber: (AP)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Badan Keamanan Siber Italia Peringatkan Serangan Dunia Maya Berskala Besar
Ketahui Gejala Non Motorik dan Motorik Serangan Awal Parkinson serta Cara Penanganannya
Seorang Warga Selamat dari Serangan Buaya di Sungai Batang Kuantan, Ini Imbauan BKSDA Riau
Pusat Studi HAM Nairobi: Serangan Militan Al Shabaab Meningkat, Ratusan Korban Tewas
Pelabuhan Minyak Qena di Yaman Nyaris Jadi Lautan Api oleh Serangan Drone Houthi
Kepala BNPT Boy Rafli Amar Terima Penghargaan Tokoh Penanggulangan Radikalisme
komentar
beritaTerbaru