Rabu, 16 September 2026 WIB

Uni Emirat Arab (UEA) Gunakan Anjing Pelacak Khusus untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

- Minggu, 18 Oktober 2020 19:43 WIB
947 view
Uni Emirat Arab (UEA) Gunakan Anjing Pelacak Khusus untuk Mencegah Penyebaran Covid-19
Uni Emirat Arab gunakan anjing pelacak yang dilatih khusus untuk melacak virus Corona. Foto: albayan.ae

SHARJAH, Pesisirnews.com - Uni Emirat Arab (UEA) bertekat menjadi negara terdepan dalam upaya mengamankan, mencegah, dan melindungi keselamatan warganya di semua bidang, termasuk upaya melindungi kesehatan warga negaranya dari bahaya virus Corona.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah UEA yang kini tengah giat dilakukan adalah melatih anjing-anjing milik kepolisian untuk memerangi pandemi Covid-19.

Melansir media albayan.ae, Minggu (18/10/2020), Kementerian Dalam Negeri UEA menyatakan telah berhasil dalam eksperimennya untuk mendapatkan keuntungan dari anjing polisi sebagai upaya memperkuat pencegahan dan untuk membatasi penyebaran virus Corona.

Baca Juga:

Panglima Polisi Sharjah, Mayor Jenderal Saif Al-Zari Al Shamsi, menjelaskan bahwa anjing polisi digunakan di Bandara Internasional Sharjah untuk memeriksa dan memastikan setiap orang yang datang bebas dari Corona.

“Anjing polisi telah digunakan untuk memerangi pandemi ini, karena anjing yang terlatih dapat mengetahui tanda-tanda seseorang terinfeksi virus Corona. Tahap awal pelatihan anjing pelacak virus Corona ini dilakukan di Dubai. Sebanyak 280 orang yang tiba melalui bandara telah diperiksa oleh anjing pelacak khusus Corona ini,” jelasnya.

Baca Juga:

[br]

Sedangkan Kepala Departemen Pemeriksaan Keamanan (k9), di Departemen Kepolisian Pelabuhan dan Bandara di Komando Umum Kepolisian Sharjah, Letnan Kolonel Dr. Ahmed Adel Abdullah Al-Maamari, mengatakan bahwa pihaknya telah merencanakan dua tahun lalu untuk mendapatkan sertifikat akreditasi internasional di bidang (k9).

Pihaknya juga secara khusus mendatangkan ahli dari Belanda yang memberikan pelatihan secara komprehensif kepada petugas kepolisian dari unit k9.

Menurut Al-Maamari, proses pelatihan anjing polisi terus berlangsung melalui program harian khusus.

Selain pelatih dari unit k9, Al-Maamari juga menyampaikan bahwa para pelatih anjing yang khusus untuk melacak virus Corona ini juga melibatkan warga sipil dan orang-orang yang tertarik bekerja di bidang itu.

“Saat ini kami memiliki 39 orang pelatih, termasuk sejumlah pelatih wanita. Usia mereka berkisar antara 20 - 34 tahun. 92% di antaranya adalah warga negara yang dilatih melalui kursus intensif untuk menjadi pawang anjing pelacak virus Corona,” terangnya.


Sumber:albayan.ae

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kalapas Enemawira Paksa Napi Muslim Makan Daging Anjing, Komisi XIII: Copot dan Proses Secara Hukum
Prancis Alami Lonjakan Kasus Varian Baru Covid-19
Hubungan Israel-UEA Makin Mesra, Bayi Israel Pertama yang Lahir di Negara Arab Terima Paspor
KERIS dan Kemenhub RI Sepakat Dongkrak Ekonomi Rakyat Pascapandemi Covid-19
Kasus Baru Covid-19 Kembali Meningkat, China Tutup Universal Studios di Beijing
Ditemukan Subvarian Baru Covid-19, Kemenkes Minta Masyarakat Segera Vaksin Booster
komentar
beritaTerbaru