Bupati Herman Buka Santri Expo 2026, Dorong Santri Cinta Tanah Air dan Berkontribusi untuk Daerah
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
PESISIRNEWS.COM, JAKARTA - Ir Dodi Triono dan dua putrinya menjadi korban pembunuhan sadis di rumahnya sendiri di kawasan Jl Pulomas Utara no7A, Jakarta Timur. Dia, 2 putrinya, seorang tamu, dan 2 sopirnya disekap.
Sebenarnya,
ada sebelas orang yang disekap di kamar mandi ukuran 1,5 m x 1,5 m
tanpa ventilasi itu. Saat pintu kamar mandi didobrak, lima lainnya masih
hidup meski sudah dalam keadaan lemas.
Penyelidikan awal
terungkap, penyekapan sudah dilakukan sejak Senin sore kemarin.
Peristiwa itu baru diketahui setelah rumah korban didatangi tamu yang
tak lain adalah teman salah satu korban. Sudah janjian untuk bertemu,
namun curiga tak bisa dihubungi sejak Senin malam.
Dia kemudian
melaporkan kejadian ke polisi terdekat. Tak lama polisi dibantu warga
sekitar masuk ke rumah dan mendobrak pintu kamar mandi.
"Saya
lihat yang terakhir diangkat itu mayatnya Pak Dodi itu saya masih lihat.
Saya lihat kondisi korban ditumpuk, Pak Dodi paling bawah ditumpuk
tinggi," kata Abdul Ghani, ketua Rw setempat dilansir merdeka.com.
Dia
melihat ada luka di tubuh Dodi. Namun dia tidak bisa pastikan apakah
itu luka tusuk atau karena hal lain. Melihat dari kondisi rumah, Dodi
merasa ada yang janggal, karena tak ada tanda-tanda seperti telah
terjadi perampokan.

Baca Juga:
Penelusuran
sementara, Dodi bukan orang asing di lingkungan sekitarnya. Dia seorang
kepala RT baik hati meski berasal dari keluarga mampu.
"Pak Dodi
(korban) orangnya yang sosialis, sangat bersosialisasi banget. Beliau
sering memberikan santunan anak yatim, pengajian, dan acara lainnya,
agamanya bagus. Sangat dikenal baik kalau di sini. Orang yang mudah
ditemui, dan juga berbaur sama siapa aja. Di lingkungan ini sangat
mengenal sosok beliau yang baik," kata Wiransyah (34), salah satu warga.
Dalam
pekerjaan, dia juga bukan orang sembarangan. Dodi diketahui seorang
pengusaha yang punya background pendidikan arsitek. Bahkan baru-baru
ini, Dodi memenangkan tender proyek di kawasan Senayan. Disebut-sebut
proyek itu terkait renovasi bangunan Gelora Bung Karno (GBK).
"Dia
pimpinan proyek di Senayan," kata kerabat Dodi bernama Dewi, sambil
menambahkan tidak bisa memastikan apakah ada motif dendam atau hal lain.
Dia
diketahui juga punya hubungan baik dengan Presiden Joko Widodo yang
kala itu masih menjabat sebagai gubernur DKI. Saat itu Jokowi mengajak
Dodi makan bersama.
"Pak Jokowi baru jadi gubernur satu bulan
saja langsung makan malam sama Pak Dodi, sama saya bareng. Dia dapat
ucapan dari Jokowi 'mas apa yang bisa saya bantu?'. Diundang makan itu
dulu sama Pak Dodi. Berarti punya kedekatan kan ya. Saya yakin punya
kedekatan," ujar Ketua RW 16 Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, Abdul
Gani, yang ikut saat proses penyelamatan korban.
Melihat latar
belakang Dodi dan pembunuhan sadis ini, polisi belum mau berspekulasi
terlalu jauh. Apalagi, pelaku juga masih diburu bersama rekaman CCTV
yang berhasil mereka bawa lari.
"Tadi begitu ke dalam CCTV diperiksa oleh polisi sudah kosong," jelas Abdul Gani kembali.

Baca Juga:
Namun
jika dilihat kondisi rumah tak seperti layaknya terjadi perampokan.
Meski demikian sedang terus ditelusuri apakah ada barang yang hilang
atau tidak.
"Belum bisa kita simpulkan (modus). Kita masih
telusuri ada barang yang hilang atau tidak," kata Kapolda Metro Jaya,
Irjen Pol Iriawan, yang mendatangi lokasi kejadian.
Namun
sementara, ditambahkan Kapolres Jakarta Timur Kapolres Jaktim, Kombes M
Agung, sejauh ini memang masih disimpulkan terjadinya pembunuhan karena
ada korban yang disekap dan enam orang dinyatakan tewas.
"Masih pembunuhan yah, karena perampokan bukan karena tak ada barang yang hilang. Tetapi ada korban dan penyekapan," ujar Agung.
Keterangan
Zanette Kalila, salah satu putri Dodi yang selamat, pelaku kejadian
berjumlah dua orang. Mereka membawa golok dan pistol. Wanita yang akrab
disapa Anet itu menceritakan kepada pamannya, Teuku Kevin yang menjenguk
ke Rumah Sakit Pulomas, Jakarta Timur. Mereka sempat meneriaki orang
tak dikenal itu sebagai maling.
"Ada yang bilang, 'maling,
maling,' tetapi karena di rumah waktu itu sebagian besar cewek-cewek,
enggak bisa berbuat banyak. Cowoknya cuma tiga orang, om saya (Dodi)
sama sopir," ujar Kevin.
Kini, keluarga yang berduka hanya bisa berharap polisi segera menangkap pelaku dan mengungkap modus kejahatan ini.
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel
TEMBILAHAN Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres serta Pejabat Utama (PJU) Polres
Artikel