Rabu, 19 Agustus 2026 WIB

HMI Meranti Kecewa Proyek Dorak Port Gagal

- Rabu, 25 Mei 2016 22:32 WIB
1.118 view
HMI Meranti Kecewa Proyek Dorak Port Gagal
Foto : Internet
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kepulauan Meranti.
SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kepulauan Meranti sangat kecewa atas kegagalan proyek pembangunan Pelabuhan Dorak (Dorak Port). Demikian disampaikan Ketua Umum Demisioner HMI Kepulauan Meranti, Riau, Hidayat.

"Padahal proyek ini sudah banyak memakan anggaran, itu merupakan uang rakyat. Tapi sayangnya, pembangunannya terhenti, karena ada oknum - oknum yang yang tidak bertanggung jawab dalam menggunakan anggaran itu," ujar Hidayat, Rabu (25/5/16).

Hidayat mengatakan, sebagai kabupaten baru yang sudah berusia 7 tahun seharusnya tentu sudah memiliki peringkat yang bagus dalam pembangunan. Akan tetapi itu sebaliknya terjadi, Kepulauan Meranti malah memiliki masalah terhadap dalam pembangunan itu.

"Yang paling disayangkan, masalah ini datangnya juga dari oknum pemerintah. Padahal mereka tahu bahwa tindak pidana korupsi itu melanggar hukum, tapi tetap juga dilakukan. Sehingga rakyat dirugikan atas tindakannya," katanya.

Atas hal ini, pria yang akrab dipanggil Dayat itu mengakui akan mensupport kepada pihak berwajib seperti Kejaksaan dan Kepolisian dalam menindak tegas dan sigap dalam melakukan penyidikan.

"Jangan sampai ada yang dibungkam, harus jelas sejelasnya. Agar nanti tidak ada ekor - ekornya lagi yang berlena - lena menggunakan uang panas ini, yang jelas ini uang milik rakyat. Jika tertangkap nantinya bisa diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," tegas Dayat.

Kendati demikian, Ia berharap persoalan ini bisa cepat terselesaikan, dan dapat diketahui siapa pelaku dibalik korupsi proyek pembangunan pelabuhan Dorak itu.

"Kita doakan supaya pelakunya cepat sadar dan diberikan hidayah oleh Allah SWT," tutupnya.

Sekedar informasi, proyek Pelabuhan Dorak Port menelan anggaran senilai Rp 94 milyar. Pembangunannya ditargetkan memakan waktu 3 tahun, yakni 2012 hingga 2014. Dirancang dengan sistem multiyears dan bertaraf internasional.

Dalam perjalanannya, pembangunan proyek tidak selesai atau terbengkalai. Proyek ini diduga tidak direncanakan secara matang dan terkesan dipaksakan. (mad)


SHARE:
beritaTerkait
Wabup Yuliantini Apresiasi Kreativitas Anak Muda Inhil Lewat Pekik Merdeka Vol. 3
Bupati Herman Apresiasi Miftahul Hidayah, Dorong Pesantren Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak
Pabrik Miras di Bogor Didemo ormas Islam Buntut Skandal Penistaan di Event The Sounds Project, Sepakat Berhenti Beroperasi 7 Hari
Satlantas Polres Inhil Pasang Spanduk Larangan Balap Liar di Parit 19 dan 21
Bupati Herman Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI Secara Virtual
Wakapolres Inhil Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Batang Tuaka, Wujudkan Kehadiran Negara di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru