Selasa, 30 Juni 2026 WIB

Pedagang Ponsel Dirampok Oknum Mengaku Polisi

- Selasa, 24 November 2015 06:33 WIB
631 view
Pedagang Ponsel Dirampok Oknum Mengaku Polisi
Ilustrasi.
BEKASI, PESISIRNEWS.COM - Seorang pedagang telepon seluler di Giant Hyper Mall, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, menjadi korban perampokan oknum yang mengaku sebagai polisi dari Mabes Polri, pada Kamis (19/11/2015) siang. Akibatnya, Acan (40 tahun) menderita kerugian sebesar Rp 55 juta.

Kejadian bermula saat Acan dan Desi (32 tahun), istrinya, mengangkut troli berisi ponsel dagangan mereka di parkiran mobil mal tersebut. Saat tengah mengangkut, Desi pergi lebih dulu ke toko milik mereka dengan troli berisi dagangan.

Sementara Acan di parkiran mobil masih sibuk menurunkan barang dagangan lainnya ke troli. Ketika sedang mendorong troli berisi 70 ponsel dagangannya, tiba-tiba Acan dihadang oleh seorang pria berbaju merah. "Mereka mengaku polisi dari Mabes Polri," ungkap Acan saat dihubungi Senin (23/11/2015).

Acan menuturkan, pria yang mengaku polisi itu menuding dirinya yang sebagai penjual ponsel distributor akan merusak moral bangsa. Di tengah kebingungannya, datang lagi pria lain yang mengaku sebagai rekan pria mencurigakan tersebut.

Merasa akan terjadi hal yang berbahaya, Acan pun berkeinginan untuk berteriak. Nahas, kendati pada siang hari, saat itu situasi parkiran cukup gelap dan sepi. Apalagi ada dua orang pria lainnya muncul. "Saya mau teriak, tapi kondisi sepi. Saat mau kabur ada dua orang pria lainnya datang," kata Acan.

Acan pun dipaksa masuk ke dalam sebuah mobil berjenis Toyota Agya oleh dua dari empat orang kawanan yang menghadangnya. Sementara dua orang lainnya memasukkan semua barang dagangan miliknya dari troli ke bagasi mobil.

Setelahnya keempat pelaku langsung membawa Acan pergi dari parkiran hyper mall. Acan pun dibawa dari Kota Bekasi menuju Bandara Soekarno Hatta-Kemayoran-Pademangan dan Ancol. Di tengah jalan, seorang pelaku menyita telpon seluler milik Acan. Ia pun dipaksa untuk meminta uang tunai sebesar Rp 50 juta pada keluarganya.

"Akhirnya saya telpon istri saya di bawah arahan keempat pelaku tersebut dan memberikan uangnya," tuturnya. (*)


Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI



Sumber: Republika

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mendag Zulkifli Hasan Minta Pedagang Tak Berlebihan Naikkan Harga Pangan di Bulan Suci
Niat Memalak Pedagang, Seorang Preman di Bandung Justru Babak Belur Dipukuli Warga
Aktivitas Pedagang Kembali Berjalan di RTH Putri Kacamayang, Satpol PP Awasi Pengunjung
Kasus Pedagang Pukul Preman dan Jadi Tersangka Berbuntut Kanit Reskrim Dicopot
Satreskrim Polres Inhil Amankan Pedagang Miras Jenis Tuak
Walikota Banjar Geram Masih ada Pedagang yang Membandel tidak Mau Pindah ke Lantai Atas
komentar
beritaTerbaru