BANDUNG (Pesisirnnews.com) - Berdalih minta uang restribusi, sorang preman di Bandung mencoba memalak seorang pedagang kain yang berjualan di Jalan Singa Perbangsa di Lapangan Gasibu (pasar dadakan), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/7/2022) pagi sekitar pukul 09.50 WIB.
Apes, niat si preman memeras pedagang tersebut diketahui beberapa orang warga yang kemudian mencoba mengamankan si tukang palak itu.
Sempat terjadi keributan di lokasi kejadian karena si preman tukang palak itu berusaha melawan warga yang ingin mengamankannya.
Baca Juga:
Akibat muak dengan ulah si pemalak tersebut, warga lantas memukulinya beramai-ramai.
Menurut Andhika, seorang saksi mata yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), akibat amukan massa, kondisi si pemalak babak belur dipukuli warga.
Baca Juga:
“Untung amukan massa tidak berlanjut. Kalau tidak mungkin kondisi si preman itu bisa lebih parah lagi,†ujarnya via WhatsApp kepada Pesisirnews.com, Minggu (24/7/2022).
Namun Andhika juga menyesalkan si pelaku pemalakan tidak dibawa ke aparat kepolisian setelah kedapatan melakukan perbuatan melawan hukum.
“Dilepas begitu saja usai dipukuli massa, dan pelakunya langsung kabur meninggalkan lokasi,†jelas Andhika.
[br]
Menurut Andhika lagi, alangkah lebih baik apabila si pelaku dibawa ke petugas kepolisian untuk dilakukan proses hukum.
“Sayangnya pelaku dilepas warga dan tidak dibawa ke aparat penegak hukum. Kita khawatirkan hal ini tidak menjadikan efek jera bagi si pelaku untuk melakukan lagi aksinya di waktu yang lain,†ujarnya.
Berdasarkan pengamatan Andhika di lokasi kejadian, pedagang korban pemalakan tampak trauma dan tidak bersedia menjawab ketika ditanya lebih jauh awal mula dirinya menjadi korban pemalakan.
“Mungkin si pedagang khawatir akan ada aksi balasan dari si pemalak. Makanya dia tidak mau berkomentar banyak,†pungkasnya. (PNC)