Senin, 20 April 2026 WIB

Terungkap Penyebab Baku Tembak di Rumah Pejabat Polri Irjen Ferdy Sambo yang Buat 1 Orang Tewas

- Senin, 11 Juli 2022 21:13 WIB
1.136 view
Terungkap Penyebab Baku Tembak di Rumah Pejabat Polri Irjen Ferdy Sambo yang Buat 1 Orang Tewas
Karo Pemas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. (Foto: Humas Mabes Polri)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Peristiwa baku tembak terjadi di rumah salah satu pejabat tinggi Polri yakni di rumah dinas Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Dalam insiden berdarah tersebut, Brigadir J terlibat baku tembak dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangannya di DivHumas Mabes Polri, Senin 11 Juli 2022, membenarkan adanya kejadian penembakan itu.

Baca Juga:

“Peristiwa itu benar telah terjadi pada hari jumat 8 Juli 2022. Kurang lebih jam 17 atau jam 5 sore,” ujar Ramadhan dalam konferensi pers di kantornya, Senin.

Brigjen Ahmad Ramadhan juga mengungkap hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga:

Keduanya diketahui melepaskan sejumlah tembakan ke arah masing-masing. Ada belasan tembakan yang dilepaskan dari pistol Brigadir J dan Bharada E.

"Brigadir J melepaskan tembakan sebanyak 7 kali, Bharada E membalas mengeluarkan tembakan sebanyak 5 kali," kata Ramadhan.

[br]

Dalam kasus ini, Brigadir J adalah anggota Bareskrim yang ditugaskan sebagai sopir dinas istri Kadiv Propam. Sedangkan Bharada E adalah anggota Brimob yang bertugas sebagai pengawal Kadiv Propam.

Ramadhan menjelaskan, peristiwa bermula saat Brigadir J dipergoki melakukan pelecehan terhadap istri Kadiv Propam.

Istri Kadiv Propam lalu berteriak minta tolong hingga Bharada E yang berada di lantai atas rumah merespons.

"Teriakannya terdengar oleh Bharada E yang berada di lantai atas sehingga Bharada E turun memeriksa sumber teriakan," ujarnya.

Teguran dari Bharada E dari depan kamar saat memergoki Brigadir J langsung memicu aksi saling tembak.

"Pertanyaan Bharada E direspon oleh Brigadir J dengan melepaskan tembakan pertama kali ke arah Bharada E," ucapnya.

Ramadhan menjelaskan, akibat tembakan balasan yang dilakukan Bharada E itu mengakibatkan Brigadir J meninggal dunia.

Selain olah TKP, Polri memeriksa 3 saksi terkait kasus ini.

[br]

"Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata," imbuhnya.

"Pada saat kejadian, Kadiv Propam tidak ada di rumah karena sedang PCR test," ungkapnya.

Dia menambahkan, Irjen Ferdy mengetahui peristiwa itu setelah ditelepon oleh istrinya yang histeris. Irjen Ferdy langsung pulang menuju kediamannya.

"Kadiv Propam pulang ke rumah karena dihubungi istrinya yang histeris. Kadiv Propam sampai di rumah dan mendapati Brigadir J sudah meninggal dunia," tutur Ramadhan.

Akibat kejadian tersebut, Irjen Ferdy Sambo langsung menghubungi Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi. Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan lalu melakukan olah TKP. (PNC/Detik.com)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Kapolri Flag Off Riau Bhayangkara Run 2025
Sambangi Ponpes Ustaz Abdul Somad, Kapolri Sampaikan Pesan Bersatu dalam Keberagaman
Berkah Ramadhan, Keluarga Besar TNI dan Polri di Tembilahan Bagikan Takjil Gratis
Terkait 3 Kasus Dugaan Korupsi, Kortas Tipikor Polri Mulai Periksa Pejabat PLN Pusat
Polri dan Kementerian Pertanian RI Gencarkan Penanaman Jagung Serentak pada 2025
komentar
beritaTerbaru