Bupati Inhil Hadiri Pembukaan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi
Kuantan Singingi Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herm
Advertorial
Pesisirnews.com - NA (31) dan NR (37), pasang suami istri, ditangkap polisi lantaran sering menjambret di beberapa wilayah antara lain Bontang Utara dan Bontang Selatan.. Diketahui NA tengah hamil 4 bulan.
Kapolres Bontang Selatan Iptu Yuriska mengatakan, sebelum beraksi, kedua tersangka terlebih dahulu berkeliling Bontang untuk mencari korban yang dianggap lengah. Tersangka mengincar korban yang menyimpan barang berharga di dashboard motor.
Dijelaskan Iptu Yuriska, Minggu(7/10) motor kedua tersangka terus mengikuti calon korban di wilayah Bukit Indah, Jalan Ir H Juanda. Ketika jarak sudah sangat dekat, sang suami alias NR mengambil dompet yang disimpan di dashboard dan langsung kabur.
Baca Juga:
"Ternyata, saat dijambret korban spontan teriak dan didengar masyarakat hingga kedua jambret itu dikejar," terang Yuriska, seperti diberitakan Bontang Post (Jawa Pos Group).
Ketika dikejar hingga ke arah Tanjung Laut, mereka berhasil diamankan. Keduanya bahkan nyaris diamuk massa, namun langsung diamankan ke Polsek Bontang Selatan. "Kami masih lakukan penyidikan terhadap keduanya, karena dengan kejadian terakhir, ternyata mereka sudah lama melakukan aksinya, hingga terdapat 10 TKP," ungkapnya.
Baca Juga:
Untuk TKP kata Yuriska, berada di beberapa wilayah, yakni Bontang Utara dan Bontang Selatan. Namun, rata-rata di Bontang Selatan. Selain melakukan aksi penjambretan, keduanya juga sempat melakukan pencurian ponsel yang tersimpan di dashboard motor yang sedang diparkir.
Dilanjutkan Yuriska, NA dibawa NR dari Kediri untuk merantau di Bontang. NR sendiri merupakan warga asli Bontang dan sempat bekerja sebagai kontraktor di salah satu perusahaan besar di Kota Taman. "Motifnya memang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, karena faktor ekonomi," terang dia.
Sementara itu, NR yang saat tinggal di Jalan KH Agus Salim, RT 05, kelurahan Berbas Pantai ini mengaku, terpaksa menjambret karena sudah lama tidak mendapat pekerjaan. Sehingga selama 3 bulan terakhir berprofesi menjadi jambret.
"Awalnya waktu itu coba-coba ajak istri, ternyata malah lebih mudah (jadi jambret), makanya saya bawa terus istri walaupun sedang hamil," tukasnya.
Sumber jpnn.com
Kuantan Singingi Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herm
Advertorial
KUANTAN SINGINGI Kabupaten Indragiri Hilir turut memeriahkan Pawai Ta&039aruf Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke44 Tingkat Prov
Advertorial
(Pesisirnews.com)TEMBILAHAN Kebakaran hebat melanda Pasar Rakyat dan Pasar Terapung di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten
Peristiwa
Tembilahan Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80, Polres Indragiri Hilir menggelar Pekan Olahraga Polri yang dirangkaikan dengan
Artikel
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika dengan me
Hukrim
Tembilahan, (28/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, yang diwakili Asisten II Setda Inhil Asisten Perekonomian dan Pembangunan,
Artikel
KUANTAN SINGINGI Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke44 Tingkat Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir H. Nama Bupati
Advertorial
PEKANBARUPengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PWIWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Bantuan Hukum (PBH) Perhimpu
Artikel
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Tembilahan, (25/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memimpin kegiatan Khatam AlQur&039an dalam rangka menyambut Tahun Bar
Advertorial