Perdana Digelar, Rakor Damkar se-Riau Satukan Kekuatan Hadapi Ancaman Kebakaran
PEKANBARU,Badan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau untuk pertama kalinya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemada
Artikel
Pesisirnews.com - Peredaran narkotika dan obat-obat terlarang di Kota Makassar kian memprihatinkan.
Tak sedikit anak-anak tertangkap menggunakan narkoba, bahkan anak-anak pun biasa digunakan untuk menjadi kurir ataukah menjual barang haram tersebut.
Seperti yang dilakukan seorang murid SD di Makassar, RK (12) menjadi bandar narkoba dan bahkan menjadi buronan polisi selama sebulan.
Baca Juga:
Hingga akhirnya, RK pun lelah bersembunyi di rumah sanak keluarganya dan menyerahkan diri dengan ditemani oleh orang tuanya.
RK diketahui oleh aparat kepolisian Polsekta Tallo menjadi bandar narkoba, setelah rekannya seorang siswa SMP berinisial AR (14) tertangkap polisi menjual narkoba jenis sabu sebanyak dua paket pada Awal Agustus lalu.
Baca Juga:
Dari pengakuan AR kepada polisi, 2 paket sabu yang dikuasainya adalah milik RK. AR disuruh oleh RK menjual 2 paket sabu tersebut senilai Rp 200 ribu.
Dari hasil penjualan 2 paket sabu itu, keduanya sepakat membagi keuntungannya. Namun, belum juga 2 paket sabu tersebut laku terjual, AR lebih dulu tertangkap polisi.
AR menjadi buronan polisi sekitar sebulan dan tinggal berpindah-pindah dari rumah sanak keluarganya hingga teman-temannya di kota Makassar.
Kepala Polsekta Tallo, Kompol Amrin AT yang dikonfirmasi, Rabu (12/9/2018) mengatakan, RK menyerahkan diri dengan ditemani oleh orang tuanya, Jumat (7/9/2018). RK menyerahkan diri setelah polisi melakukan pendekatan secara persuasif.
"RK menyerahkan diri, setelah polisi melakukan pendekatan dan pemahaman kepada kedua orang tuanya. Setelah diperiksa oleh penyidik Polsekta Tallo, kini RK dititipkan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar," katanya.
Amrin menegaskan, RK sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka yang kemudian menjadi buronan selama persembunyiannya. Amrin pun menuturkan, jika kasus ini tetap lanjut hingga ke pengadilan.
"Meski dari keterangan RK, 2 paket sabu yang dijualnya ditemukan di Posyandu dekat rumahnya. Proses hukum terhadap RK dan AR tetap lanjut dan dikenakan Undang-undang perlindungan anak dan sistem peradilan anak. Dari pengakuan RK juga, dirinya sering menghisap sabu 2 bulan terakhir bersama AR," tuturnya.
Sumber Tribunnews.com/Kompas.com
PEKANBARU,Badan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau untuk pertama kalinya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemada
Artikel
Tembilahan, Rabu, 19 Agustus 2026 Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) memberikan apresiasi setinggitingginya kepada jajaran kepolisian
Artikel
Medan Berbagai rumor terkait meninggalnya tahanan bernama Jopi Sembiring bin Alm. Deli Sembiring di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I
Nasional
INDRAGIRI HILIR Di hamparan lahan seluas 1,5 hektare di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, bulirbulir jagung yang menguning menjadi penand
Artikel
Tembilahan, (18/8/2026) Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, mengapresiasi kreativitas anak muda dan para pelaku seni daerah
Artikel
Tembilahan, (18/8/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan apresiasi terhadap peran Pondok Pesantren Miftahul Hiday
Artikel
Kabupaten Bogor Ratusan massa dari berbagai Ormas Islam diantaranya FPI, BPPKB, serta majelis taklim menggelar unjuk rasa di depan pabrik
Artikel
INDRAGIRI HILIRSatuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indragiri Hilir (Inhil) memasang spanduk larangan balap liar di sepanjang Jalan Parit
Artikel
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti H
Artikel
BATANG TUAKA, INDRAGIRI HILIR Semangat kemerdekaan dan persatuan mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Re
Artikel