Bupati Inhil Hadiri Pembukaan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi
Kuantan Singingi Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herm
Advertorial
Pesisirnews.com - Peredaran narkotika dan obat-obat terlarang di Kota Makassar kian memprihatinkan.
Tak sedikit anak-anak tertangkap menggunakan narkoba, bahkan anak-anak pun biasa digunakan untuk menjadi kurir ataukah menjual barang haram tersebut.
Seperti yang dilakukan seorang murid SD di Makassar, RK (12) menjadi bandar narkoba dan bahkan menjadi buronan polisi selama sebulan.
Baca Juga:
Hingga akhirnya, RK pun lelah bersembunyi di rumah sanak keluarganya dan menyerahkan diri dengan ditemani oleh orang tuanya.
RK diketahui oleh aparat kepolisian Polsekta Tallo menjadi bandar narkoba, setelah rekannya seorang siswa SMP berinisial AR (14) tertangkap polisi menjual narkoba jenis sabu sebanyak dua paket pada Awal Agustus lalu.
Baca Juga:
Dari pengakuan AR kepada polisi, 2 paket sabu yang dikuasainya adalah milik RK. AR disuruh oleh RK menjual 2 paket sabu tersebut senilai Rp 200 ribu.
Dari hasil penjualan 2 paket sabu itu, keduanya sepakat membagi keuntungannya. Namun, belum juga 2 paket sabu tersebut laku terjual, AR lebih dulu tertangkap polisi.
AR menjadi buronan polisi sekitar sebulan dan tinggal berpindah-pindah dari rumah sanak keluarganya hingga teman-temannya di kota Makassar.
Kepala Polsekta Tallo, Kompol Amrin AT yang dikonfirmasi, Rabu (12/9/2018) mengatakan, RK menyerahkan diri dengan ditemani oleh orang tuanya, Jumat (7/9/2018). RK menyerahkan diri setelah polisi melakukan pendekatan secara persuasif.
"RK menyerahkan diri, setelah polisi melakukan pendekatan dan pemahaman kepada kedua orang tuanya. Setelah diperiksa oleh penyidik Polsekta Tallo, kini RK dititipkan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar," katanya.
Amrin menegaskan, RK sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka yang kemudian menjadi buronan selama persembunyiannya. Amrin pun menuturkan, jika kasus ini tetap lanjut hingga ke pengadilan.
"Meski dari keterangan RK, 2 paket sabu yang dijualnya ditemukan di Posyandu dekat rumahnya. Proses hukum terhadap RK dan AR tetap lanjut dan dikenakan Undang-undang perlindungan anak dan sistem peradilan anak. Dari pengakuan RK juga, dirinya sering menghisap sabu 2 bulan terakhir bersama AR," tuturnya.
Sumber Tribunnews.com/Kompas.com
Kuantan Singingi Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herm
Advertorial
KUANTAN SINGINGI Kabupaten Indragiri Hilir turut memeriahkan Pawai Ta&039aruf Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke44 Tingkat Prov
Advertorial
(Pesisirnews.com)TEMBILAHAN Kebakaran hebat melanda Pasar Rakyat dan Pasar Terapung di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten
Peristiwa
Tembilahan Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80, Polres Indragiri Hilir menggelar Pekan Olahraga Polri yang dirangkaikan dengan
Artikel
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika dengan me
Hukrim
Tembilahan, (28/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, yang diwakili Asisten II Setda Inhil Asisten Perekonomian dan Pembangunan,
Artikel
KUANTAN SINGINGI Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke44 Tingkat Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir H. Nama Bupati
Advertorial
PEKANBARUPengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PWIWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Bantuan Hukum (PBH) Perhimpu
Artikel
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Tembilahan, (25/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memimpin kegiatan Khatam AlQur&039an dalam rangka menyambut Tahun Bar
Advertorial