Bupati Inhil Hadiri Pembukaan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi
Kuantan Singingi Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herm
Advertorial
Pesisirnews.com - Ulfa (25) warga Perum Korpri RT 63, Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kaltim hanya bisa nanar menghadapi kenyataan suami tercinta yang baru menikahinya enam bulan lalu meninggal dengan cara tragis.
Handarri (27) ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusukan di kepalanya yang diduga menjadi korban percobaan perampokan.
Dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), jenazah korban sendiri ditemukan di semak-semak di Jalan Perum Prona Lestari II, Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kaltim, kemarin, atau berjarak dua meter dari mobil miliknya yang terperosok menghantam pohon.
Baca Juga:

Ayah korban, Rosidi menuturkan, istri korban masih sangat terpukul, syok dan kini selalu mengurung diri di dalam kamar.
Baca Juga:
Rosidi pun menceritakan pertemuan terakhirnya dengan korban. Saat itu, sebut dia, anaknya pamit pada istrinya sekitar pukul 08.00 Wita.
"Dia pamit katanya mau antar penumpang," kata pria 46 tahun itu kepada Kaltim Post.
Rosidi mengatakan, korban sejak sebulan lalu menekuni pekerjaannya sebagai sopir taksi online. Meski korban sendiri sebenarnya seorang pegawai Pegadaian.
"Taksi online buat sampingan. Buat tambah-tambah penghasilan setelah menikah enam bulan lalu," kata Rosidi.
Rosidi menuturkan, anaknya sengaja membeli mobil dua bulan terakhir untuk dijadikan operasional profesi sampingannya itu.
Ia sendiri mengaku mendengar kabar kematian anaknya saat didatangi ketua RT setempat yang memintanya untuk ke Polsek Balikpapan Selatan.
"Sampai Polsek, saya diberi kabar anak saya tewas dibunuh. Perasaan saya belum sedih saat itu. Namun, ketika melihat mayatnya di rumah sakit. Hati saya hancur," ucapnya lirih.
Rosidi mengatakan, melihat langsung luka yang dialami anaknya. Banyak luka mirip sayatan atau tusukan di belakang kepala hingga dekat telinga. Dari situ, dia berasumsi jika anaknya adalah korban pembunuhan dengan motif perampokan.
"Saya menduga, anak saya mau dirampok. Dia mencoba mempertahankan mobilnya. Makanya dia berzig-zag dan menabrak pohon. Jadi, mobilnya tak bisa diambil. Yang diambil handphone-nya untuk menghilangkan jejak," ungkapnya.
Sumber Pojoksatu.id
Kuantan Singingi Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herm
Advertorial
KUANTAN SINGINGI Kabupaten Indragiri Hilir turut memeriahkan Pawai Ta&039aruf Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke44 Tingkat Prov
Advertorial
(Pesisirnews.com)TEMBILAHAN Kebakaran hebat melanda Pasar Rakyat dan Pasar Terapung di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten
Peristiwa
Tembilahan Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80, Polres Indragiri Hilir menggelar Pekan Olahraga Polri yang dirangkaikan dengan
Artikel
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika dengan me
Hukrim
Tembilahan, (28/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, yang diwakili Asisten II Setda Inhil Asisten Perekonomian dan Pembangunan,
Artikel
KUANTAN SINGINGI Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke44 Tingkat Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir H. Nama Bupati
Advertorial
PEKANBARUPengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PWIWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Bantuan Hukum (PBH) Perhimpu
Artikel
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Tembilahan, (25/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memimpin kegiatan Khatam AlQur&039an dalam rangka menyambut Tahun Bar
Advertorial