Perdana Digelar, Rakor Damkar se-Riau Satukan Kekuatan Hadapi Ancaman Kebakaran
PEKANBARU,Badan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau untuk pertama kalinya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemada
Artikel
Pesisirnews.com - Meski baru menginjak usia 16 tahun, namun kemampuan dan jaringan berdagang EM ini tak perlu diragukan lagi. Namun, perempuan muda ini harus berurusan dengan polisi karena barang dagangannya.
EM mengaku sudah menekuni bisnis terlarangnya selama dua tahun terkahir. EM banyak menjajakan teman sebayanya. Namun, aksi itu terkuak setelah polisi getol berselancar di dunia maya.
Baca Juga:
Aplikasi jejaring sosial Beetalk jadi sasaran aparat penegak hukum membongkar praktik prostitusi online.
"Di sana cukup banyak kami temukan," ungkap Kanit Jatanras Satreskrim Polres Samarinda Ipda Noval Forestriawan.
Baca Juga:
Kecurigaan polisi berawal dari sebuah akun foto anak kecil yang menulis status tak biasa. "Ada penjelasan status dia bertuliskan kurang sopan," sebut Noval.
Polisi menelusuri lebih jauh. Dan akhirnya terkuak bahwa EM adalah muncikari. EM sengaja membuat status tersebut, agar menarik pelanggan. Dia pun memajang nomor ponsel di status itu.
Polisi bergerak cepat. Aparat berseragam cokelat tersebut berusaha memancing pelaku. EM terjebak dan lantas menawarkan jasa esek-esek kepada polisi yang menyamar.
Tarif yang dipatok pelaku dari Rp 700–900 ribu sekali kencan. "Setelah sepakat, kami pancing di salah satu hotel berbintang. Di sana dia membawa seseorang perempuan," sebut Noval.
Mengetahui EM sudah berada dalam perangkap petugas, perwira balok satu itu lantas membagi dua tim. Satu untuk mengamankan perempuan yang dibawa pelaku, satu lagi meringkus EM.
Lokasi penangkapan remaja putus sekolah tersebut dilakukan di salah satu hotel berbintang di kawasan Sungai Kunjang. "Diringkusnya tak jauh dari kediaman pelaku," tegas Noval.
Penangkapan itu, disebut Noval, terjadi pada Senin (5/2) malam. Dia baru membeberkan ke media setelah memastikan jaringan lain yang masih kerja sama dengan EM diketahui. Rupanya, perempuan yang dibawa EM, masih sama-sama di bawah umur.
"Jaringan dia cukup banyak," lanjut Noval. Keduanya lantas dibawa ke Polres Samarinda untuk diperiksa.
Ditemui awak media kemarin, EM mengaku semuanya karena uang. Dia yang putus sekolah butuh perbaikan ekonomi. "Enggak ada uang, Mas," singkatnya. EM tak bicara banyak. Dia buru-buru masuk ke ruang tahanan untuk menghindar dari sorotan kamera.
Sumber Jawapos.com
PEKANBARU,Badan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau untuk pertama kalinya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemada
Artikel
Tembilahan, Rabu, 19 Agustus 2026 Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) memberikan apresiasi setinggitingginya kepada jajaran kepolisian
Artikel
Medan Berbagai rumor terkait meninggalnya tahanan bernama Jopi Sembiring bin Alm. Deli Sembiring di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I
Nasional
INDRAGIRI HILIR Di hamparan lahan seluas 1,5 hektare di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, bulirbulir jagung yang menguning menjadi penand
Artikel
Tembilahan, (18/8/2026) Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, mengapresiasi kreativitas anak muda dan para pelaku seni daerah
Artikel
Tembilahan, (18/8/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan apresiasi terhadap peran Pondok Pesantren Miftahul Hiday
Artikel
Kabupaten Bogor Ratusan massa dari berbagai Ormas Islam diantaranya FPI, BPPKB, serta majelis taklim menggelar unjuk rasa di depan pabrik
Artikel
INDRAGIRI HILIRSatuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indragiri Hilir (Inhil) memasang spanduk larangan balap liar di sepanjang Jalan Parit
Artikel
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti H
Artikel
BATANG TUAKA, INDRAGIRI HILIR Semangat kemerdekaan dan persatuan mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Re
Artikel