Rabu, 06 Mei 2026 WIB

Pembunuh Gadis Cantik Ini Ikut Mengevakuasi Korbannya dari Sungai

- Rabu, 31 Januari 2018 14:29 WIB
412 view
Pembunuh Gadis Cantik Ini Ikut Mengevakuasi Korbannya dari Sungai

Pesisirnews.com - Seorang gadis di Kabupaten Tebo, Jambi, Dina Wulandari dibunuh seorang pria. Mayatnya kemudian ditenggelamkan di sungai, di Kabupaten Tebo, pada Kamis (25/1/2018).

Saat ini, pelakunya sudah tertangkap. Lelaki itu ternyata ikut mengevakuasi korban dari dalam sungai.

Pelaku berinisial SR (22) ditangkap di Sarolangun, Sabtu malam (27/1/2018). Dia kemudian dibawa ke Mapolres Tebo dengan pengawalan personel bersenjata lengkap. Kapolres Tebo, AKBP Budi Rachmad membenarkan telah mengamankan terduga pelaku.

Baca Juga:

Dina merupakan Warga Dusun Pangkal Bloteng Desa Teluk Rendah Ulu kecamatan Tebo Ilir. Dia ditemukan tidak bernyawa di dalam sungai.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, sebelum menghabisi korban, pelaku diduga melakukan perkosaan lebih dahulu.

Baca Juga:

Bahkan pelaku mengaku pada saat menenggelamkan korban bersama motor dan kayu yang diikat, jantung korban masih berdenyut.

SR diduga pelaku tunggal, dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang Satreskrim Polres Tebo.

Setelah penangkapan ini, Polsek Tebo Ilir langsung ramai dikunjungi oleh warga sekitar, Baik dari Desa Teluk Rendah maupun Dari Sungai Bengkal, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Kapolsek Tebo Ilir Iptu Gohan Ramses menyebut keramaian warga ini ingin melihat terduga pelaku pembunuhan tersebut, karena belum pernah terjadi hal seperti ini di Tebo Ilir.

Sumber Rakyatku

SHARE:
beritaTerkait
BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.
BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.
BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.
Polsek Concong Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan 14 Paket Sabu
Polsek Tempuling Bersama Puskesmas Sei Salak Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Mumpa
Hasil RDP Umum DPRD Indragiri Hilir Disepakati PT Agrinas Palma Nusantara Evaluasi dan Batalkan KSO*
komentar
beritaTerbaru